MUNA BARAT-Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat(Mubar) memahami dan mengetahui benar-benar akan kebutuhan yang mendasar dan prioritas seluruh warga Mubar yakni jalan sebagai infrastruktur dasar bagi masyarakat untuk memacu peningkatan laju perekonomian daerah dan masyarakat.
Semua itu terbukti dan terlihat dari terus dipacunya dan genjotnya percepatan penuntasan pengaspalan jalan di daerah baik jalan nasional, Provinsi maupun Kabupaten. Sehingga, hanya dalam dua tahun, puluhan kilo jalan nasional dan jalan Provinsi tuntas diaspal.
Bupati Mubar, Laode M Rajiun Tumada menyampaikan bahwa prestasi pembangunan itu tidak lepas dari komunikasi yang proaktif dilakukan antara Pemerintah Daerah Mubar dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga Pemerintah Pusat.
“Pemda harus proaktif berkomunikasi baik ditingkat nasional maupun ditingkat provinsi. Agar program pembangunan di Mubar khususnya terkait infrastruktur dasar, bisa dituntaskan dalam waktu cepat. Tugas kita dalam pelaksanaan pembangunan untuk membawa energi baru bagi masyarakat, jika jalan provinsi, nasional dan kabupaten bersamaan dibangun harus proaktif di komunikasikan,” ujar, Rajiun Tumada, Rabu (12/08/2020).
Mantan Kasat Pol PP Sultra inipun mengungkapkan bahwa komunikasi yang dimaksud adalah koordinasi internal dan eksternal. “Untuk jalan provinsi itu tergantung pemimpin di daerah, dan harus setiap tahun koordinasi atau laporan ke gubernur. Tentu, Gubernur sudah ada data itu untuk setiap kabupaten, persoalan data tidak lengkap berarti tidak ada laporan informasi kepada Pemprov. Nah, ini menjadi bagian yang harus dievaluasi dan ditindaklanjuti demi kebutuhan dasar dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, ditempat terpisah,Koordinator Media Center Pembangunan PUPR Mubar, Surachman menyampaikan bahwa untuk jalan yang berstatus jalan Provinsi maupun jalan nasional sudah tuntas diaspal.
“Ya jalan Provinsi sepanjang 15,2 km dari perbatasan Muna-Mubar di Punto sampai perbatasan Muna-Mubar di Lindo sudah diaspal. Dan jalan nasional dari Lagadi sampai Tondasi sepanjang 25 km juga sudah diaspal,”ungkapnya.
Lanjutnya, untuk perbaikan jalan itu, Pemerintah Daerah Mubar setiap tahunnya selalu mengusulkan kepada Satuan Kerja (Satker) baik yang ada di pemerintah provinsi dan pusat.
“Semua itu berjalan baik karena komunikasi dankoordinasi yang dilakukan Bupati Mubar. Dan juga itu terbangun karena jaringan yang luas dariseorang Rajiun,”tutupnya.
Reporter: Sacriel











