Daerah

Menteri Pertanian Pantau Tanam Perdana Padi IP 300 Didesa Kayuloe Timur Jeneponto

×

Menteri Pertanian Pantau Tanam Perdana Padi IP 300 Didesa Kayuloe Timur Jeneponto

Sebarkan artikel ini

JENEPONTO – Menteri Pertanian Republik Indonesia RI Syahrul Yasin Limpo pantau tanam perdana padi IP 300 (Padi, Padi dan Jagung) dalam rangka percepatan Tanam MT 12 Tahun 2022.

Penanaman padi itu dilaksanakan di Desa Kayuloe Timur, Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto, Sulsel. Minggu (15/5/2022). Sore.

Click Here

Pantauan awak media sekilas Indonesia.id dilokasi antusias para petani menanam bersama tanda tanam perdana IP 300 padi jenis Infari 32 dan Ciherang dimulainya ditanam dipersawahan.

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) didampingi beberapa Dirjen Pertanian beserta Rombongannya dan dari Dinas Pertanian Sulsel dan Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto Ikut memantau tanam padi sekaligus memberikan bantuan bibit padi.

Sub Kordinator Bidang Tanaman Pangan Dan Hortikultura Dinas Pertanian Provinsi Sulsel Maradona Ahmad menyampaikan, bahwa kedatangan Bapak Menteri Pertanian Dr Syahrul Yasin Limpo itu memantau sekaligus tanam perdana padi di desa Kayuloe Timur, Dimana dengan adanya aliran air irigasi dari bendung kareloe itu ada peningkatan untuk menanam.

“Jadi dulunya disini penanaman hanya IP 100 sekarang sudah bisa tanaman IP 300 (padi,padi dan jagung), artinya dari penanamnya hanya satu kali sekarang bisa tiga kali, sehingga berkah adanya bendungan karelloe ada peningkatan penanaman. Otomatis disini ada peningkatan penghasilan petani,” ucapnya kepada awak media sekilas indonesia.id.

Iapun sampaikan,bahwa dengan adanya penanaman tiga kali ini di Jeneponto, bakal ada peningkatan hasil produksi panen petani.

“Ini juga salah satu dampak positif bagi petani dengan adanya bendungan kareloe, dimana para petani bisa menanam hingga tiga kali dalam setahun,” jelas maradona.

Sementara terpisah, Sekertaris Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto Bambang Hariyanto, menambahkan bahwa penanaman perdana padi IP 300 ini bakal ada peningkatan penghasilan produksi hasil panen petani.

“Biasanya kan selama ini lahan lahan disini tanamnya itu hanya satu kali itu hanya dimusin rendengan, sehingga di musim gaduh ini kita manfaatkan dengan menanam hingga tiga kali, dimana tanamnya IP 300 padi, padi dan jagung,” kata Kabid Tanaman dan Hortikultura itu.

Bambang juga berharap, dimusin gaduh ini setelah tanam dapat meningkatkan kualitas produksinya petani.

“Kalau produksi dimusin gaduh kali ini belum kita tau, karna ini baru, semoga saja ada peningkatan, Namun kalau dimusim rendengan itu produksinya rata rata 5,4 Ton perhektar,” ungkapnya.

Iapun menyampaikan dengan kehadiran bapak Menteri Pertanian RI, dapat memberikan bantuan untuk peningkatan produksi pertanian diKabupaten Jeneponto.

Penulis: Firmansyah

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *