Daerah

Program Ketahanan Pangan Kota Parepare Perdayakan P2L untuk Petani

×

Program Ketahanan Pangan Kota Parepare Perdayakan P2L untuk Petani

Sebarkan artikel ini

PAREPARE – Program kegiatan dinas ketahanan Pangan Kota Parepare di lakukan di Pekarangan kebun ketahana pangan hari Jum’at 18 Juni 2021 dalam Upaya menebar bibit tanaman sayuran

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Parepare IR Muhammad Nur.M,SI dimana Program kita memberikan contoh kepada masyarakat karena di sini sering masyarakat datang untuk melihat bagaimana proses pembudidayaan tanaman Kebun atau hortikultural, adalah merupakan demplot kami berikan nama demplot latanete,

Click Here

Lanjut Nur Menjelaskan disini ada beberapa jenis tananan yang kita tanaman seperti bayam, kangkung, sawi dan ada beberapa demplot yang ada di dinas ketahanan pangan berupa demplot latanete, demplot hidroponik tanpa tanah, demplot terkait dengan tananam yang merambat itu merupakan beberapa percontohan yang sering di kunjungi oleh masyarakat

Lanjut Terkait di kondisi di masa pandemi ini ada beberapa program dari dinas ketahanan pangan terkait Pemberdayaan Kelompok Masyarakat P2L lebih dominan kemasyarakat umum dalam bentuk kelompok, yaitu pekarangan pangan lestari adalah merupakan bagaimana pemanfaatan pangan yang di kelolah kelompok2 masyarakat kebetulan tahun ini ada 10 kelompok binaan ketahanan pangan yg tersebar di 4 kecamatan di kota parepare

kemudian “terkait dengan itu pula ada Program kita yang baru yaitu program toko tani mobile, di mana tahun ini adalah tahun pemulihan ekonomi kita menyentuh kepada Lapisan masyarakat penjual sayuran dalam hal ini penjual sayur keliling Pagandeng”,Jelasya

Tambahya dimana kita melihat, menyentuh mereka dan dalam hal membantu mereka dalam hal penjualan sayuran yang mereka lakukan

iya pun menjelaskan”disamping itu juga nanti kita mengarahkan membeli Sayuran – Sayuran yg tidak memakai pepsisida, tujuanya agar tingkat kesehatan kota parepare terjamin dengan mengkonsumsi sayur – sayuran tersebut”,tegasya

Harapan kami “tentu bagaiman bahan-bahan berbahaya tidak tercemari oleh bahan pangan yang ada di kota parepare adapun misalya bahan pangan yang masuk di kota parepare kita akan melakukan penguji pestisida yang di lakukan pada hari rabu dan sabtu kami lakukan pengujian pestisida”,Tutupya.

Reporter: Firdaus

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *