PAREPARE – Berada di daerah lereng gunung Kota Parepare, Kelurahan Watang Bacukiki tidak patah semangat dalam memajukan dan mengembangkan wilayahya.
Di masa pandemi ini pihaknya berusaha semaksimal mungkin untuk mencerdaskan masyarakat dalam hal minat membaca dan dalam pelayanan masyarakat.
Lurah Watang Bacukiki Supardi menjelaskan, di wilayahya termasuk daerah yang agak kurang jaringan, bahkan watang bacukiki menjadi daerah yang paling banyak situs bersejarah dan cerita rakyat.
Dia mengaku senang karena di sekitarnya masih sangat asri, hamparan sawah dan pegunungan masih sangat terasa.
Tambah Supardi, kelurahan watang bacukiki bahkan terpilih menjadi salah satu peserta lomba perpustakaan tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan terselenggara pada tanggal 24 Juni tahun ini, karena sebelumya kami masuk 6 besar dan selanjutnya memperebutkan juara 123.
Lanjut “di Kelurahan Watang bacukiki kami mempunyai 2 tepat baca bagi masyarakat yang ada di sekitaran Kelurahan Watang Bacukiki yang ingin membaca buku kami persiapkan salah satunya kami memiliki motor Grobak Karampa baca yang beroprasi keliling setiap hari Senin mulai jam 09.00 – 12.00, Lokasi kedua ada di Daerah Lappa Anging Waktu Beroprasi Setiap Hari Mulai Jam 09.00 – Sampai Malam di Kondisikan bagi masyarakat yang ingin membaca kami persilahkan,” pungkasnya.
Sementara itu “dirinya sangat berterimah kasih kepada Pihak Perpustakaan Kota Parepare berkat bantuan Perpustakaan Kota pihaknya dapat membuat taman bermain anak di Kantor Kelurahan, dengan Fasilitas ini anak – anak bisa sambil bermain bisa sambil membaca,” terangnya.
Harapan saya”dengan hadirnya perpustakaan ini dapat menambah ilmu bagi anak – anak di sini dan kami berharap dukungan dari masyarakat ikut menumbuhkan minat baca dan pengetahuan warga di sini,” tutupya.
Reporter: Fidaus











