DaerahKesehatan

Dr. Nilal Fauziah Dorong Gerakan Assamaturu Bebas TBC untuk Takalar Sehat 2030

×

Dr. Nilal Fauziah Dorong Gerakan Assamaturu Bebas TBC untuk Takalar Sehat 2030

Sebarkan artikel ini

TAKALAR, – Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar melaksanakan kegiatan Refreshing Kader dan Duta Assamaturu dalam rangka memperkuat upaya penanggulangan Tuberkulosis (TBC) menuju target Eliminasi TBC di Indonesia Tahun 2030 khususnya di Kabupaten Takalar.

Kegiatan ini dihadiri oleh para Duta Assamaturu yang terdiri dari tenaga kesehatan serta kader kesehatan dari berbagai wilayah di Kabupaten Takalar.

Click Here

Melalui kegiatan penyegaran ini, peserta diberikan penguatan kapasitas, pemahaman, dan keterampilan terkait penanganan serta pencegahan penyakit TBC di tengah masyarakat.

Para Duta Assamaturu nantinya akan berperan disamping sebagai pendamping minum obat bagi pasien TBC guna memastikan kepatuhan pengobatan hingga tuntas,

juga mereka akan menjadi agent promotif dan preventif yang bertugas memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya, pencegahan, dan penanganan penyakit TBC.

Tidak hanya itu, kader dan petugas kesehatan yang tergabung dalam Duta Assamaturu juga akan melakukan skrining atau deteksi dini terhadap kasus-kasus TBC di masyarakat, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Mereka juga bertanggung jawab dalam penyusunan pelaporan terkait layanan TBC sebagai bagian dari sistem pemantauan dan evaluasi program.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, dr. Nilal Fauziah, M.Kes, menjelaskan bahwa kegiatan refreshing ini merupakan bagian dari implementasi inovasi

“Assamaturu Bebas TBC”, sebuah proyek perubahan yang digagasnya dalam rangka mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II yang diselenggarakan oleh Pusjar SKMP LAN RI.

Menurutnya, inovasi tersebut dibangun dengan semangat kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk mempercepat penemuan kasus, meningkatkan keberhasilan pengobatan, serta menekan angka penularan TBC di Kabupaten Takalar.

“Melalui gerakan Assamaturu atau kebersamaan, kita berharap seluruh komponen masyarakat dapat terlibat aktif dalam upaya penanggulangan TBC. Dengan dukungan kader, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat, target Eliminasi TBC Tahun 2030 dapat tercapai,” ujarnya.

Kegiatan refreshing ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran kader dan tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam mendukung program nasional eliminasi TBC sekaligus mewujudkan Kabupaten Takalar yang lebih sehat dan bebas dari penyakit Tuberkulosis.