JENEPONTO – Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Dr Farida Mappatunru, melakukan pendamping sekaligus peninjauan kegiatan di beberapa desa untuk kegiatan Kesejahteraan Gender.
Kali ini, Kadis P3A Kabupaten Jeneponto Bersama Kabid Gender, Kepala Seksi dan Staf, mengunjungi Desa Allu Tarowang (Altar) Kecamatan Tarowang.
Disana Kadis Dr Farida melihat liat program kerja untuk kegiatan Gender. Ia sampaikan, bahwa ini peninjauan pendampingan Responsif Gender, disini kita ingin melihat kegiatan apa yang dilakukan didesa yang melibat perempuan dan laki laki.
“Jadi tujuannya untuk melihat, bahwa di Desa Allu Tarowang (Altar) sudah betul betul menerapkan konsep Responsif Gender,” Kata Kadis, Kepada Awak Media Sekilasindonesia. Id dikediaman, Kepala Desa Altar, Selasa (27/4/2021).
Kata dia, setelah melihat data kegiatan yang akan dilaksanakan sudah memenuhi kegiatan responsif gender, salah satu kegiatan tadi, dilihat keterlibatan perempuan dan laki laki salah satu kegiatan pelatihan.
“Datanya sudah bagus, makanya kami melihat didesa altar sudah memenuhi kegiatan responsif gender,” sebutnya.
Pihaknya, Peninjauan kegiatan responsif gender terus dilakukan, bahkan menurut kegiatan ini sudah berjalan dari tahun sebelumnya. Hampir semua dari 11 Kecamatan seluruh Desa sudah kita datangi.
“Ini dari tahun 2020 sudah dilaksanakan, tinggal sisanya yang kita lakukan, Insya Allah kita tinggal mengunjungi Desa yang belum dan mengikuti Desa yang sudah melakukan,” Harap Mantang Kadis BKKBN itu.
Sementara, Kepala Desa Allu Tarowang (Altar) Turisno, SE Mengatakan, kami merespon baik dengan adanya peninjauan kegiatan terhadap responsif gender yang ada di Desa.
“Kalau saya disini selalu melibatkan kaum perempuan, baik ditingkat pemerintah bahkan kader, apalagi kalaw ada kegiatan kegiatan, karna perempuan juga mampu mengerjakan sesuai dengan kemampuannya,” Jelas Turisno.
Ia pun berharap, atas kedatangan Kepala Dinas P3A Kabupaten Jeneponto Dr Farida Bersama Kabidnya, mudah mudahan kedepanya dapat membawa hasil atau perubahan yang baik.
“Ini sangat baik, dimana dalam pelaksanaan kegiatan didesa ada kesejahteraan gender atau keterlibatan gender (perempuan dan laki laki) ,” Harap Kades Altar dua periode itu.
(Firmansyah)











