TAKALAR — Ketua Umum Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) ITB Nobel Indonesia, Wahyudin, turun langsung ke SMA Negeri 13 Bontokassi, Kabupaten Takalar, untuk memberikan edukasi tentang bahaya judi online yang kini semakin marak di kalangan pelajar. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para siswa yang hadir di aula sekolah.
Dalam penyampaian materinya, Wahyudin menegaskan bahwa judi online sangat merugikan generasi muda. “Judi online tidak hanya merusak masa depan, tetapi juga dapat menyebabkan kecanduan, gangguan psikologis, bahkan permasalahan ekonomi di kalangan pelajar,” jelas Wahyudin di hadapan para siswa.Rabu,16/07/2025
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini kasus pelajar yang terjerat judi online semakin meningkat, bahkan sudah ada yang menggadaikan barang pribadi dan uang sekolah hanya untuk bermain judi online. Menurut Wahyudin, penting untuk membentengi diri dengan kegiatan positif dan lingkungan yang sehat.
Selain sosialisasi bahaya judi online, Wahyudin juga memperkenalkan ITB Nobel Indonesia sebagai kampus yang siap mencetak generasi unggul dan berdaya saing global. Ia mengajak para siswa SMA 13 Bontokassi untuk bergabung dan melanjutkan pendidikan di ITB Nobel Indonesia setelah lulus nanti.
“ITB Nobel Indonesia hadir dengan berbagai program studi unggulan yang didesain untuk menjawab tantangan zaman, serta kampus kami aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan karakter mahasiswa,” tambah Wahyudin.
Para siswa tampak antusias mengikuti sosialisasi tersebut, bahkan beberapa siswa menyampaikan ketertarikan untuk mencari informasi lebih lanjut mengenai program studi di ITB Nobel Indonesia. Guru-guru yang hadir juga mengapresiasi kegiatan positif ini sebagai upaya pencegahan kenakalan remaja.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana Wahyudin mengajak seluruh siswa untuk menjauhi judi online serta fokus mengejar cita-cita demi masa depan yang lebih baik.
Suherman Tangngaji











