Sekilasindonesia.id, || CILEGON – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 4 Kota Cilegon tahun ini berlangsung berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Selain diperpanjang menjadi lima hari, kegiatan ini mengusung konsep MPLS Ramah Anak, yang menekankan pentingnya menghormati dan memanusiakan peserta didik baru.
Kepala SMAN 4 Kota Cilegon, Beben Subandi, M.Pd, menyampaikan bahwa perubahan ini sejalan dengan semangat pendidikan yang lebih humanis. “MPLS tahun ini tidak boleh ada bullying, semua harus memanusiakan manusia.
Anak-anak kita yang baru ini adalah bagian dari generasi muda yang harus kita bimbing dengan cara yang benar, tertib, dan positif,” ujarnya, Rabu (16/07/2025).
Selain pengenalan lingkungan sekolah, kurikulum, dan fasilitas pendidikan, MPLS juga diisi dengan materi motivasi dan pembinaan karakter.
Salah satunya disampaikan oleh anggota DPRD Provinsi Banten, Rohana Putra, SE, M.Si, yang memberikan semangat kepada siswa untuk menjadi generasi muda yang unggul dan siap menyongsong masa depan.
Beben juga menyampaikan pesan khusus untuk peserta didik baru.
“Selamat datang di SMAN 4 Kota Cilegon, jadilah siswa yang hebat dengan menjalankan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat : bangun pagi, rajin ibadah, sarapan bergizi, berolahraga, rajin belajar, dan terus bersemangat meraih cita-cita sebagai generasi emas Indonesia 2045,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana MPLS sekaligus Pembina OSIS SMAN 4 Kota Cilegon, Giono Indra Prayogi, S.Pd, menuturkan bahwa kegiatan ini berlangsung dari tanggal 14 hingga 18 Juli 2025.
“Kita ingin menciptakan suasana MPLS yang menyenangkan, tanpa tekanan atau tugas berat, fokusnya adalah pengenalan yang edukatif dan menyenangkan,” jelasnya.
Adapun beragam narasumber dari luar sekolah juga diundang untuk mengisi materi, di antaranya dari Kepolisian untuk membahas kenakalan remaja, dari BNN tentang bahaya narkoba, serta dari TNI AL Banten yang memberikan pelatihan baris-berbaris.
Sebagai penutup kegiatan pada 18 Juli, para peserta MPLS akan menunjukkan hasil kreativitas mereka dalam berbagai perlombaan dan penampilan ekstrakurikuler,” tutup Giono Indra Prayogi.
Bagindo Yakub.











