SEKILASINDONESIA.ID, JENEPONTO – Menteri Pertanian Republik Indonesia RI Dr Syahrul Yasin Limpo Melakukan Kunjungan Di Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan. Jumat (16/4/2021).
Dalam kunjungan tersebut dalam rangka Panen Padi dan meninjau proses Inseminasi Buatan (IB) sapi lokal ternak terpadu program prioritas SIKOMANDAN (Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri).
Rombongan Mentan RI Syahrul Yasin limpo, pertama melakukan kunjungan ke desa Kayuloe Timur, Kecamatan Turatea untuk melakukan pemotongan padi.
Pantauan awak media, Rombongan Pun tiba sekitar pukul 11.18 Siang, setibanya mereka disambut Pemerintah Kabupaten Jeneponto, Oleh Bupati Jeneponto Iksan Iskandar bersama Forkopimda.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, langsung melakukan pemotongan padi dengan mengendarai mobil pemotong padi, setelah itu melakukan bincang bincang dengan para petani.
Dalam sambutanya, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menyampaikan, Terimakasih Bapak Mentri Pertanian atas kehadiran di kabupaten Jeneponto, dimana hari ini kita bersama sama untuk melakukan panen padi.
“Di jeneponto tahun ini kita punya potensi sekitar 37 Ribu Hektar dan yang sudah panen sekitar seribu delapan ratusan, saat ini tinggal sisa sisa yang kita liat,” kata Iksan.
Dihadapan, rombongan Mentan RI, Bupati dua periode itu juga menyampaikan, saat ini para petani juga sedang panen Jagung.
“Cuma kita saat ini menjaga kestabilan masalah harga, semoga harga diatas tiga ribu rakyat bisa menikmati hasilnya,” jelasnya.
Di moment bulan ramadhan ini, Iksan Iskandar berharap atas kunjungannya Bapak Mentan RI Syahrul Yasin Limpo, sekian kalinya, kata dia mudah mudahan kedatangan di bulan puasa ini mendapat keberkahan atas kehadirannya.
Sementara, Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo, mengatakan Bulan Ramadhan ini merupakan bulan yang penuh berkah dengan mendapatkan hasil yang lebih baik.
“Bapak Bupati (Iksan Iskandar), Mengapa saya selalu ke Jeneponto, Kalau mau lihat Sulawesi Selatan, liat aja Jeneponto. Kalau Jeneponto sudah maju. Insya Allah yang lain pasti ikut maju,” kata Syahrul Yasin Limpo, dalam sambutannya.
Kata Mentan, Melihat padi dengan kondisi yang ada di Jeneponto, sudah menunjukan kegigihan pemerintah, baik kelompok petani, penyuluh dan petani sendiri cukup maksimal dengan memanfaatkan sumber daya alam, bahkan jagung juga merupakan tanaman Andalan Sulawesi Selatan di Kabupaten Jeneponto.
“Oleh karena itu, dua aspek ketahanan pangan ini menjadi kekuatan yang tidak hanya di Jeneponto, tapi secara skala Nasional, Ini sangat bagus,” bebernya.
Mantan Gubernur Sulsel dua periode itu, juga berharap kedepannya kepada para petani yang ada di jeneponto lebih giat lagi, apalagi saat ini hasil panen padi para petani per hektarenya sampai 7 Ton.
“Saya senang melihat hasil panen petani, berharap lagi kedepan lebih siap lagi, kalau ada waktu tanah tanam jangan tunggu lagi,” harap Syahrul Yasin Limpo.
Selanjutnya, rombongan menuju mesjid Agung Kabupaten Jeneponto menunaikan Shalat Jumat dan dilanjutkan ke desa Bontomanai kecamatan Rumbia.
Turut hadir, Rombongan Menteri Pertanian ada Dirjen, Kadis Pertanian Sulsel, Plt Kadis Pertanian Jeneponto Ahmad, Kapolres AKBP Yhuda Kesit Dwijayanto, Dandim 1425 Letkol Inf Gustiawan, Kajari Ramdiyagus Beberapa OPD dan Serta yang hadir.
Reporter : Firmansyah.











