CILEGON – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Kotasari Grogol Bersatu (LSM-KGB) Kota Cilegon meminta PT Osaka memutuskan kontrak kerjasama pada salahsatu perusahaan yang selalu mendominasi, di kediaman rumah Ketua LSM KGB Kota Cilegon Banten, Sabtu (14/11/2020).
Ketua LSM KGB sekaligus mantan Anggota DPRD Kota Cilegon H. Suhaemi menjelaskan pada tanggal 17-18 November 2020 akan mengadakan aksi, “Karena dengan jawaban kita yang pertama dan kedua itu tidak ada ujungnya,” kata dia.
Lanjut H. Suhaemi, Dan untuk yang ketiga ini akan diadakan aksi kalau memang pada 1 atau 2 hari ini tidak ada mediasi dari perusahaan PT Osaka untuk berniat baik, maka kita akan melakukan aksi dengan tanggal yang sudah ditentukan di atas.
“Tujuan dari aksi ini adalah untuk menyampaikan kita sebagai pengusaha lokal minta kearifan dan kebijakan yang sama-sama berdiri sama tinggi duduk sama rendah artinya bisa mendapatkan hak yang sama,” imbuhnya.
Maka dengan itu adanya kontrak yang bertahun-tahun kurang lebih 3 tahun kesana itu sudah ada dilakukan kontrak dengan salahsatu perusahaan pemenang adalah PT Al Baba yang selalu mendominasi mendapatkan kontrak dari PT Osaka.
“Dengan ini kontrak yang selalu berlanjut pada perusahaan PT Al Baba, kita meminta untuk diputus kontraknya dan diberikan luang untuk perusahaan lokal khususnya Kota Cilegon, mudah-mudahan semua mendukung dengan adanya gagasan aksi ini, agar putra daerah bisa tumbuh berkembang,” ungkap H Suhaemi.
Selanjutnya terkait dengan H Gusmar menurut H Suhaemi bahwasanya H Gusmar itu adalah sahabat terbaik saya, jadi sahabat itu tidak ada bantu membantu dan ini murni daripada tokoh masyarakat pemuda LSM KGB Kota Cilegon yang untuk menyampaikan aspirasi pada PT Osaka.
“Jadi saya tegaskan bahwa H Gusmar selaku sahabat tidak ada sedikitpun menumpangi LSM KGB Kota Cilegon, karena ini lembaga yang tidak bisa ditumpangi oleh siapapun,” tegasnya.
H. Suhaemi berharap, dari aksi ini bisa kondusif dari PT Osaka dan termasuk seluruh teman-teman kita yang ada di Kota Cilegon LSM mana, “Paguyuban mana kalau memang sesuatu kondusif semua akan memahami, mudah-mudahan tidak akan ada aksi, baik itu aksi yang lain,” tutup dia.
Reporter : Bagindo Yakub.











