Sekilas Indonesia, Jeneponto – Rumah sudah tidak layak huni yang masih tetap di tempati oleh keluarga Sangkana yang telah ditinggal oleh suami berpuluh-puluh tahun bersama dengan bayinya atas nama Adi di Dusun Kanawayya, Kelurahan Bonto Tangnga, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Minggu 04/02/2023.
Menurut pantauan awak media, Rumah Reot yang sudah tidak layak huni lagi, karena rumah milik Sangkana yang memiliki anak satu sudah hampir roboh, namun sangat disayangkan mereka tidak pernah mendapatkan perhatian atau bantuan dari pemerintah.
Ironisnya lagi, selama ditinggal oleh suami bersama dengan bayinya yang berumur tiga bulan hingga saat ini bayinya sudah beranjak dewasa dan bekerja selaku sopir angkot atau pete-pete untuk menghidupi ibunya yang sudah tua, namun mereka tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Adi anak bayi dari Sangkana yang kini sudah beranjak dewasa bercerita, saya ditinggal sama bapak dari sejak bayi berumur 3 bulan dan saya hidup berdua sama mama, namun saya tidak pernah merasakan bantuan dari pemerintah, melainkan saya banting tulang untuk menghidupi orang tua saya dengan bekerja sebagai sopir angkot,” tuturnya.
Lanjut Adi, sebenarnya saya sangat mengharapkan perhatian atau bantuan dari pemerintah, agar rumah saya bisa saya tempati bersama ibu saya dengan layaknya orang-orang yang ada di sekitaran,” harapnya.
Saya juga sudah berusaha semampuku agar saya bisa bikin rumah yang layak untuk saya tempati bersama mama saya, karena saya ingin sekali membahagiakan mama saya, namun tuhan belum berkehendak, hanya saja saya tidak tau harus bagai mana lagi.” Tutupnya.
(Amrianto)











