JENEPONTO – Sebuah Kios dipinggiran Sungai Pokkobulo Desa Bangkala Loe Kecamatan Bontoramba terbawah arus air sungai akibat hujan deras disertai bibir sungai mengalami longsor.
Anggota personil Polsek Tamalatea Polres Jeneponto, yang dipimpin oleh Kapolsek Iptu Hamka dengan sigap mendatangi lokasi Longsor, Selasa (19/1/2021).
Melalui, Plt Kassubag Humas Polres Jeneponto, Akp Syahrul, menyampaikan Adapun dampak akibat longsor terebut, menghanyutkan kios sebanyak 1 unit bersama dengan isi kios berupa barang campuran dan perabot rumah tangga hanyut terbawa arus.
“Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan kurang lebih RP. 70.000.000 ( tujuh puluh juta rupiah),” Kata Akp Syahrul lewat Pesat tertulisnya.
Adapun, korban pemilik kios yang bernama, Suarni Daeng Kanang (50), tempat tinggal di Pokkobulo.
Sementara, Di jalan raya kabupaten Takalar Jeneponto, tepatnya di Jalan Paccelanga depan SPBU Andi Sose, kelurahan Pallenggu Kecamatan Bangkala mengalami banjir akibat genangan air.
“Karena intensitas curah hujan yang tinggi yang mengakibatkan gorong gorong (saluran), air tidak bisa menampung air hujan dan aliran air yang berasal dari sawah,”Jelas Akp Syahrul.
Ia perkiraan air meluap kepermukaan jalan setinggi 40 s/d 50 Cm, yang mengakibatkan akses jalan terendam banjir sekitar 150 Meter, namun semua kendaraan masih bisa melintas, meskipun beberapa kendaraan menunggu surut air banjir tersebut dan daerah ini merupakan langganan banjir setiap musim hujan.
“Selama banjir di jalan raya paccelanga kel. Pallengu kec Bangkala personil Polsek Bangkala melakukan pengaturan arus lalu lintas,” pungkasnya.
Akp syahrul pun, menghimbau kepada seluruh warga yang berkediaman di diarea pinggiran sungai agar tetap waspada, menginggat akhir akhir ini curah hujan meningkat dan angin kencang dengan mengantisipasi tanah longsor.
“Apabila ada informasi ancaman bencana agar mengkonfirmasi kepada pemerintah setempat atau intansi terkait,” Harap mantan Kapolsek Tamalataea itu.
(Firmansyah)











