Daerah

Polemik Pupuk Subsidi, Sejumlah Petani di Kecamatan Sukaresmi Mengeluh

×

Polemik Pupuk Subsidi, Sejumlah Petani di Kecamatan Sukaresmi Mengeluh

Sebarkan artikel ini

PANDEGLANG – Sejumlah petani mengungkapkan keluhannya tekait pupuk bersubsidi. Pasalnya, disaat musim tanam saat ini justru pupuk subsidi sulit didapat.

Hal ini sebagai dampak dari perubahan pola distribusi pupuk subsidi dari manual ke Kartu Tani nampaknya menjadi Polemik bagi para petani di wilayah Pandeglang.

Click Here

Langkanya pupuk akibatkan petani terancam gagal panen. Seperti yang dialami para petani di Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, Karena belum mendapatkan pupuk bersubsidi, sedangkan musim tanam Padi sudah dimulai bahkan tidak lama lagi pupuk akan digunakan di antaranya jenis pupuk subsidi, yakni Urea, SP-36, ZA, NPK dan organik.

Mad, Petani di kampung Terusan Desa Sidamukti menuturkan, tanaman Padi saya sudah berumur 15 hari seharusnya sudah mulai di Pupuk, akan tetapi sampai sekarang saya belum mendapatkan Pupuk subsidi

“Ada sih pak pupuk tapi non subsidi harganya tiga (3) kali lipat dari harga pupuk subsidi yang pastinya berat bagi saya kalau di paksakan membeli pupuk yang non subsidi, mana sekarang lagi pandemi covid 19,” katanya, saat ditemui di kediamannya, Rabu (03/11/2020).

Ia pun merasa dilema jika sampai bantuan pupuk subsidi tidak didapatkannya bagaimana nasib tanaman padi saya bisa bisa gagal panen.

“Sudah keliling keliling mencari pupuk subsidi sampai di beberapa kios pupuk resmi di Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang hasilnya nol pak 1 karung pun tidak mendapatkan pupuknya,” ungkapnya, dengan nada bingung.

Sementara, Sunara, Penyuluh Pertanian Lapangan ( PPL) di Kecamatan Sukaresmi
saat di konfirmasi sekilasindonesia. id melalui handphone Sellular mengatakan, kalau pupuk distributor pak yang mengadakan, nama distributornya PT Mega Extra yang gudangnya berada di Desa Sidamukti, kalau PPL tidak tahu soal pendistribusian pupuk bersubsidi

“Selain itu, terkait e-RDKK memang sosialisasinya sudah lama tapi kios pupuk resmi dikecamatan Sukaresmi belum mempunyai mesin BRI link dan untuk kartu tani sementara di pending dulu karena belum beres, Kalau digudangnya banyak pupuknya pak, tapi Drop Out (DO) nya untuk kecamatan lain sedangkan untuk kecamatan Sukaresmi sudah tidak ada DO nya,” katanya

Dikatakan Sunara, kuota pendistribusian pupuk subsidi untuk Kecamatan Sukaresmi habis, tapi kita pengajuan penambahan area lokasi lahan dan sudah di tembuskan ke dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang untuk musim tanam padi sekarang, mungkin sekarang sedang proses pak

“Kalau sesuai dengan e-RDKK untuk Kecamatan Sukaresmi, kemungkinan tidak akan habis kuotanya, memang sebenernya agak nakal sih distributornya,” pungkas Sunara saat di konfirmasi melalui handphone sellular.

Saat dikonfirmasi pihak distributor PT Mega Extra melalui pesan whAtsap di telpon tidak diangkat dan di chat pun cuma di baca saja.

Reporter :

[contact-form][contact-field label=”Nama” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Surel” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Situs web” type=”url” /][contact-field label=”Pesan” type=”textarea” /][/contact-form]

Andi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *