BULUKUMBA– Masih berbekas kuat di benak kita tentang kejadian yang menimpa warga desa Samaturue, kabupaten Sinjai di sebuah galian pasir tanah putih beberapa hari yang lalu tepatnya di hari Minggu (19/4/2020) yang berlokasi di desa Caramming,Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba.
Seorang korban yang selamat diantara rekan-rekan kerjanya yang lain atas nama Pak Mahi. Ia selamat dari maut ketika sedang melalukan galian.
Ketika ditemui di rumah korban, keluarganya menceritakan kronologis kejadian yang sangat dramatis, ia sangat bersyukur kepada Allah SWT atas ujian yang diberikan dikarenakan keluarga mereka (korban) selamat.
Anaknya yang bernama Agustina merupakan siswa SMPN 47 Bulukumba, ia cukup berprestasi dan berakhlak baik di sekolahnya.
Ia sangat terharu ketika rombongan guru dari SMPN 47 Bulukumba datang ke rumahnya. Terlihat matanya berkaca-kaca saat menerimah bantuan sembako dari sekolahnya.
Penyerahan bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Jawil, S.Pd.I (Kaur Humas) didampingi oleh Lukman, S.Pd (Kaur Kesiswaan), Miswar, S.Pd.I (Kaur Sarpras), serta dua orang guru perempuan yaitu Nirwana, S.Pd dan Asmawati, S.Pd.
Saat bincang-bincang dengan keluarga korban, Agustina menuturkan bagaimana perjuangan keluarganya dalam meniti hidup, ibunya sakit lumpuh dan tak berdaya serta tak mampu berbuat apa-apa lagi.
Ia hanya terduduk lemas di atas kursi usang dan di dalam rumah yang cukup memprihatinkan.
“Kami tergugah atas perihal ini, semoga pemerintah dan pihak lain yang terkait terketuk hatinya untuk menolong warga dan sesama untuk mengurangi beban korban dan keluarga”, imbuh Jawil.
Saat kunjungan Tim Guru SMPN 47 Bulukumba ke rumah korban (Pak Mahi), beliau sementara berada di RSUD. Sinjai untuk dilakukan rontgen dan pemulihan kesehatan.











