
TAKALAR – Sabtu, 08/8/206,Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Komunitas Laskar Lipang Bajeng menggelar pertunjukan drama dan tari kolosal yang mengangkat sejarah perjuangan Pahlawan Nasional asal Takalar, Ranggong Daeng Romo. Kegiatan tersebut berlangsung meriah di Lapangan Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Pattallassang, yang merupakan kawasan tempat kelahiran Ranggong Daeng Romo di Lingkungan Bone-Bone.
Ribuan masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Takalar memadati lokasi acara untuk menyaksikan penampilan para generasi muda binaan Komunitas Laskar Lipang Bajeng. Melalui pementasan yang sarat nilai sejarah dan patriotisme, para pemain berhasil menghadirkan kembali kisah heroik perjuangan Ranggong Daeng Romo dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., M.M., mantan Wakil Bupati Takalar dua periode H. Makmur Sadda, Kepala Bapperida Takalar Rahmansyah Lantara, Anggota DPRD Kabupaten Takalar Fraksi NasDem Nur Alim Rukman, Camat Polongbangkeng Utara, Karaeng Polongbangkeng, Karaeng Tompo, Lurah Maradekaya,H.Amiruddin, Kapolsek Pattallassang, tokoh adat, keluarga besar Karaeng Polongbangkeng, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Komunitas Laskar Lipang Bajeng atas inisiatifnya menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang sejarah perjuangan para pendahulu bangsa.
“Ini pertunjukan yang luar biasa. Melalui drama dan tari kolosal ini, kita diajak kembali mengenang perjuangan Karaeng Polongbangkeng dan Ranggong Daeng Romo. Generasi muda perlu mengetahui bahwa Takalar memiliki sejarah besar dan darah para pejuang yang harus terus diwariskan,” ujar Hengky Yasin.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai media pendidikan karakter dan penguatan identitas daerah. Menurutnya, nilai-nilai perjuangan, keberanian, persatuan, dan pengorbanan yang diwariskan para pahlawan merupakan modal penting dalam membangun Kabupaten Takalar yang semakin maju dan berdaya saing.
Acara dilanjutkan dengan tanggapan Keluarga Besar Kr.Polongbangkeng dan pada umumnya mengajak seluruh masyarakat untuk menghargai dan menjaga sejarah sebagai bagian dari jati diri bangsa. “Hargailah sejarah, karena sejarah itu sangat mahal. Perbaikilah sejarahmu, baik sebagai pribadi maupun sebagai bangsa. Dengan memahami perjuangan para pendahulu, kita akan lebih bijak dalam melangkah menuju masa depan yang lebih baik dan selanjutnya foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan











