SEKILAS INDONESIA, JENEPONTO – Korban Pembunuhan di Papua yang diduga dilakukan oleh sekelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di mobil yang dikendarai korban, kini telah tiba di rumah kediamannya sekitar pukul 16:20 di Kelurahan Manjangloe, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Jum’at 18/10/2024.
Kejadian pembunuhan tersebut di Papua Kabupaten Paniai madianaro yang terjadi pada hari Rabu 16/10/2024, konon katanya pada saat itu mobil yang dikendarainya dicarter.
Menurut salah satu keluarga korban mengatakan besar kemungkinan pada saat di antar, dipertengahan jalan digantikan posisinya untuk berkendara, lalu dia duduk dibelakang bersama dua penumpangnya dan yang satunya lagi menyetir mobil karena pelakunya diduga ada tiga orang.
Posisi korban pada saat itu disamping kiri kanannya adalah orang yang berpura-pura menjadi penumpang dan ternyata mereka yang diduga sekelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang dikenal sering kali melakukan pembunuhan yang sadis.
Setelah dia duduk di belakang maka di samping kiri kanannya pun melakukan aksinya, karena dia leluasa menikam akhirnya korban mengalami luka lebam bekas tusukan di sekujur tubuhnya sebanyak sebelas tusukan,” ungkapnya.
Anggota DPRD Kabupaten Jeneponto, Agus TS, Partai PPP turut hadir berbelasungkawa dan mengucapkan kami turut berbelasungkawa sedalam – dalamnya semoga amal ibadah almarhum diterima disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkannya diberi kesabaran dan ketabahan menghadapi ujian ini.
Lebih lanjut Agus TS, kami harap pemerintah tidak tutup mata dengan kasus ini karena mengingat kasus ini sudah berulang kali kejadian, maka dari itu pemerintah seharusnya mengambil tindakan untuk memberi efek jerah bagi pelaku yang diduga Organisasi Papua Merdeka (OPM) agar tidak terus menerus melakukan hal-hal yang melanggar hukum,” ungkapnya.
Harapan salah satu keluarga korban mengucapkan bahwa, saya berharap agar kiranya pemerintah bisa memberantas Organisasi Papua Merdeka (OPM) supaya masyarakat bisa aman untuk mencari nafkah yang ada di sana,” tutupnya.
(Amrianto)











