PASANGKAYU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasangkayu melaksanakan Gerakan Coklit Serentak (GCS) di 59 Desa yang terdiri di 12 Kecamatan dan 4 Kelurahan, dimana tiap PPDP menggunakan pakaian lengkap seperti rompi, topi, ban lengan dan juga Alat Pelindung Diri (APD).
Sebelum turun ke rumah Masyarakat, seluruh personil PPDP wajib mengikuti apel kesiapan GCS di mulai pukul 7,30 di masing – masing wilayah, namun (apel) dapat juga dilakukan secara gabungan ketika (PPDP-red) berdekatan dengan Sekretariat PPK seperti di Kecamatan Sarjo dan Sarudu, ini menunjukkan keseriusan terhadap penyelenggara kepada publik dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember nantinya, Sabtu, (18/07/2020).
Ketua KPU Pasangkayu, Syahran Ahmad mengatakan, personil PPDP sebelum mendatangi rumah warga, maka mereka wajib mengikuti apel, dimana ada yang dilakukan di halaman Sekretariat PPK Sarudu dan diikuti oleh Komisioner Propinsi Sulawaesi Barta (Sulbar) Adi Arwan Alimin dan seusai (apel-red) mereka mulai menjalankan tugasnya.
“Aplikasi pemahaman tata cara Coklit sudah di peroleh pada saat Bimtek beberapa hari lalu dan dihari pertama ini setiap PPDP wajib mendatangi 5 rumah, lalu melakukan namanya (coklit-red),”ungkapnya.
Tambahnya, Syahran sampaikan, kita patut beri apresiasi atas antusiasme PPDP dalam menjalankan tugas pemutakhitan data pemilih yang penuh tanggungjawab dan keceriaan mereka terlihat saat kegiatan apel.
“Semangat seluruh PPDP tetap spontan sampai pada hari terakhir dalam akurasi data pemilih pada Pilkada Pasangkayu kali ini yang cukup menjajikan,” harapnya.
Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Heriyansah mengatakan, GCS ini bukanlah gerakan gagah – gagahan belaka, tetapi tahapan Coklit merupakan pondasi utama pemilihan yang komprehensif, karut marut data pemilih diharapkan bisa diperbaiki.
“Kan kita ketahui, salah satu sumber perselisihan kerap muncul dalam penyelenggaraan pemilu yakni data pemilih. Maka, diupayakan perbaikan daftar data pemilih, dan harus menjadi issu penting terus menerus dalam membenahi jajaran penyelenggara,” tuturnya.
Heriyansah juga katakan, bahwa pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pasangkayu 2020, jumlah data pemilih terdaftar sebanyak 143.850 yang akan di coklit, dan tahun 2019 lalu yakni 93.797.
“Lebarnya rasio antara DPT dengan data kependudukan yang akan di Coklit dan itu merupakan ritual rutin yang terjadi di muka bumi Vovasanggayu pada setiap perhelatan pemilu, disebabkan data kependudukan daerah belum dibenahi secara radikal,” ucapnya.
Reporter : Roy Mustari.











