Daerah

Genjot PAD dari Pariwisata, Pemdes Topejawa Latih Pelaku Hospitality Terapkan Layanan Prima dan Ramah Lingkungan

×

Genjot PAD dari Pariwisata, Pemdes Topejawa Latih Pelaku Hospitality Terapkan Layanan Prima dan Ramah Lingkungan

Sebarkan artikel ini

TAKALAR – Pemerintah Desa (Pemdes) Topejawa terus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata dengan menggelar pelatihan pengelolaan akomodasi ramah lingkungan serta penguatan excellent service bagi para pelaku usaha hospitality, Jumat (24/04/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Topejawa, Arman S.IP yang akrab disapa Daeng Siantang, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Takalar H. Darwis S.Pd., MM, Wakil Direktur II Bidang Umum Politeknik Makassar, serta sejumlah pelaku usaha di sektor pariwisata dan perhotelan.

Click Here

Dalam sambutannya, Arman S.IP menegaskan bahwa Desa Topejawa memiliki potensi wisata yang besar dan perlu didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten. Menurutnya, pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di kawasan wisata.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan konsep ramah lingkungan dalam pengelolaan akomodasi, agar daya tarik wisata tetap terjaga dalam jangka panjang. Selain itu, pelayanan prima kepada wisatawan dinilai menjadi kunci utama dalam meningkatkan kepuasan pengunjung serta mendorong kunjungan ulang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Takalar, H. Darwis S.Pd., MM menyampaikan bahwa upaya mengembalikan kejayaan Pantai Topejawa sebagai destinasi unggulan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata. Menurutnya, dibutuhkan sinergi dan komitmen bersama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Keinginan kita semua agar Pantai Topejawa kembali menjadi destinasi wisata unggulan seperti dulu bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Melalui pelatihan ini, kami berharap pelaku usaha mampu meningkatkan kualitas layanan dan menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan demi menarik lebih banyak wisatawan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha hospitality di Topejawa diharapkan mampu meningkatkan standar layanan serta beradaptasi dengan tren pariwisata berkelanjutan. Dengan demikian, sektor pariwisata diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan PAD Kabupaten Takalar.