Sekilasindonesia.id BANGKA BELITUNG — Kampanye edukasi keselamatan bertajuk “Stop Berkendara Sambil Bermain HP” digelar di Bangka Belitung untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat distraksi penggunaan ponsel saat berkendara.
Kegiatan ini menyasar pengguna sepeda motor dari berbagai kalangan, mulai pelajar, pekerja, hingga komunitas otomotif. Kampanye dilakukan melalui sosialisasi langsung di lapangan serta penyebaran pesan keselamatan di media sosial.
Penyelenggara kampanye menyebut penggunaan ponsel saat berkendara menjadi salah satu faktor utama menurunnya konsentrasi pengendara di jalan.
“Penggunaan handphone saat berkendara, seperti membalas pesan atau menerima telepon, sangat berisiko karena dapat mengalihkan fokus pengendara dari kondisi jalan,” ujar perwakilan penyelenggara dalam kegiatan tersebut.
Ia menegaskan, kebiasaan kecil tersebut kerap dianggap sepele, padahal berpotensi besar menyebabkan kecelakaan.
Kampanye ini digelar sebagai respons atas meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas yang dipicu kurangnya kewaspadaan pengendara.
Melalui edukasi ini, masyarakat diimbau membangun kebiasaan berkendara yang lebih aman dengan menghindari segala bentuk distraksi digital.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jika ada keperluan menggunakan ponsel, sebaiknya menepi dan berhenti terlebih dahulu,” katanya.
Selain sosialisasi langsung, kampanye juga memanfaatkan platform digital untuk menjangkau generasi muda yang aktif menggunakan smartphone. Pesan keselamatan disampaikan secara masif guna meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat.
Melalui gerakan ini, diharapkan budaya tertib berlalu lintas dapat semakin kuat dan angka kecelakaan di Bangka Belitung dapat ditekan.
Masyarakat pun diajak untuk menerapkan prinsip #Cari_Aman dengan tetap fokus di jalan dan tidak tergoda menggunakan ponsel saat berkendara.
Redaksi.











