JENEPONTO – Kedua Korban Mayat yang ditemukan di aliran sungai Desa Sapanang kecamatan Binamu kabupaten Jeneponto, sudah di identifikasi di Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang. Senin, (15/06/2020).
Plt Kasubag Humas polres Jeneponto AKP Syahrul, mengatakan dalam keterangan tertulis, kedua jenazah tersebut adalah merupakan kakek dan cucu yang dinyatakan hilang pasca banjir dan tanah longsor di Desa Rumbia.
“Jenazah yang tadi pagi ditemukan bernama Alam dan kemarin bernama Abu yang ditemukan di aliran Sungai Desa Sapanang,” ucap Syahrul.
Lanjut dikatakan, Penyerahan jenazah ke keluarga korban, dihadiri Tim DVI Polda Sulsel, Asisten 1 Drs. H. Daming, M.Si., mewakili bupati Jeneponto, Kabag ops, Danramil binamu, Direktur RSUD Lanto daeng pasewang Dr Bustami, kadis sosial H.Rusli Ramli, Basarnas, BPBD jeneponto, dan keluarga korban.
“Korban dibawa menggunakan ambulance dua unit ke Kampung Paloe Desa Rumbia Kecamatan Rumbia dan menerima An. Saparuddin,” katanya.
Selain kedua jenazah tersebut diatas, juga diserahkan pula potongan paha manusia yang belum teridentifikasi yang ditemukan sebelumnya di lokasi untuk dimakamkan.
Baca Juga :
https://www.sekilasindonesia.id/2020/06/15/lagi-penemuan-mayat-di-aliran-sungai-sapanang-jeneponto/
Reporter : Firman











