Pendidikan

Tanpa Bantuan Pemerintah, MDTA MA Sarewu Pandeglang Bangun Ruang Kelas

×

Tanpa Bantuan Pemerintah, MDTA MA Sarewu Pandeglang Bangun Ruang Kelas

Sebarkan artikel ini

 

PANDEGLANG – Di tengah perkembangan Pendidikan Madrasah yang sedang mengembangkan Madrasah hebat bermartabat, meski tanpa bantuan pemerintah melalui program sarana dan prasarana, madrasah ini berupaya sekuat tenaga membangun 5 (lima) lokal ruang belajar.

Click Here

Adalah MDTA MA Sarewu, Desa Citaman, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang. Dengan jumlah murid hampir mencapai 100 an, masyarakat terus berupaya memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana madrasah.

Kepala MDTA (Madrasah Diniah Tawiliah Awaliah), Muhammad Ismi di dampingi Ketua Panitia Pembangunan MDTA mengajak Wartawan sekilasindonesia.id untuk meninjau bangunan yang tengah di kerjakan. Rabu, (18/02/2020).

“Inilah 5 lokal belajar, pembangunan sedang kami mulai sejak awal Bulan Februari ini semua berasal dari swadaya masyarakat, kami bukannya mampu pak, kami ini iuran per kk 100 ribu,” ungkap Muhammad Ismi.

“Sama sekali belum ada bantuan dari pihak pemerintah atau instansi lain, Saya sudah capek berupaya mencari bantuan atau donatur sama sekali gak dapat, Saya heran pak Pandeglang ini tak sesuai dengan julukan seribu ulama sejuta santri, dalam kenyataannya Saya lihat sarana keagamaan hampir merata di kesampingkan, ini sangat miris tak sesuai dengan julukan,” tuturnya.

Meski demikian, lanjutnya, kami mengharapkan agar kedepannya Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang dapat membantu pengembangan sarana dan prasarana madrasah kami ini.

“Yang membuat heran lagi jangankan pemda membantu sarana prasarana MDTA dana hibah pun sekolah ini tidak dapat artinya guru yang mengajar benar-benar relawan ikhlas tanpa ada gaji atau insentif bahkan kami dengan guru iuran jika murid-murid mau ulangan atau ujian, sebaiknya pemerintah buka mata perhatikan kami yang membantu ikut serta mencerdaskan anak bangsa jangan malah di kesampingkan,” terang Kepala MDTA MA Sarewu.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Pembangunan MDTA MA Sarewu, Uci Sanusi, membenarkan hal tersebut.

“Ya benar Sekolah ini tidak pernah ada bantuan dari pihak pemerintah kabupaten Pandeglang, Kami bangun dengan cara swadaya, iuran masyarakat semampunya, Bangunan ini atapnya mau kami ganti dengan baja ringan, kasian masyarakat iuran terus untuk perehaban karena jika di ganti dengan kayu rayap nya banyak banget jadi cepat rusak, kalau biayanya jika tida ada donatur kekurangannya kami akan iuran lagi, kalau dana yang kami butuhkan kurang lebih 150 juta dana yang ada saat ini kurang lebih 30 juta lebih, nanti saya cek di bendahara H. Badri,” ungkap Uci Sanusi.

Reporter: Ade M

Eksplorasi konten lain dari Sekilas Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan Membaca

%d