HuKrimPendidikan

FAM Desak Dindikbud  Pandeglang Segara serahkan LPJ MDTA dan PAUD TA 2018

×

FAM Desak Dindikbud  Pandeglang Segara serahkan LPJ MDTA dan PAUD TA 2018

Sebarkan artikel ini
Presidium FAM Pandeglang, Ucu Fahmi

PANDEGLANG,SEKILASINDO.COM- Front Aksi Mahasiswa Pandeglang Mendesak Dinas Pendidikan untuk segara menyerahkan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ). Dana hibah itu tidak masuk akal bila hingga kini belum selesai untuk menyerahkan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ).

” Kita dari FAM Pandeglang menduga dana hibah itu di indikasikan bermasalah, lantaran terbukti hingga kini belum juga selesai untuk menyerahkan laporan itu,” Presidium FAM Pandeglang, Ucu Fahmi kepada sekilasindo.com Selasa (5/03/2019).

Click Here

Ia menilai bahwa ini adalah sebuah kekeliruan dari Bupati Irna Narulita, yang menempatkan seorang Kepala Dinas Pendidikan, SKPD yang belum profesional karena belum memenuhi standart kompetensi dalam dunia Pendidikan. Seharusnya menempatkan orang yang profesional dalam bidangnya atau yang disebut “The right man on the right place”

” Saya yakin kalau SKPD ini di tempatkan dalam bidang dipastikan profesional dan tidak mungkin terlambat dalam penyerahan LPJ, ini bentuk kekeliruan Bupati Irna Narulita.” Tegasnya.

Di kabarkan sebelumnya ratusan penerima dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang tahun anggaran 2018, tidak juga melaporkan hasil Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ).

Padahal, Pemkab sudah menyurati setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Verifikator, untuk menyerahkan pada tanggal 22 Februari lalu. Namun nyatanya sampai saat ini, baru beberapa penerima hibah yang taat aturan.

Dikutip dari kabar6.com, Selasa (5/3/2019). Ribuan penerima hibah dari Pemkab Pandeglang tahun 2018, terbagi atas 16 klasifikasi.

Halnya kategori MDTA, yang dialokasikan bagi 867 penerima dengan jumlah dana hibah sebesar Rp5,9 miliar. Kemudian BOP PAUD senilai Rp10,5 miliar diduga hingga kini belum juga menyerahkan LPJ Dana hibah.

Bahkan hal tersebut di akui, Kepala Dindikbud Pandeglang, Olis Solihin bahwa pihaknya belum menyerahkan LPJ hibah MDTA dan PAUD.

Namun Olis beralasan, hal akan segera diselesaikan dalam waktu dengan. Mengingat Dindikbud hanya tinggal menunggu laporan beberapa penerima hibah saja dari beberapa kecamatan.

Adapun perihal keterlambatan penyerahan LPJ, Olis berdalih bahwa proses pencairan yang dilakukan di ujung tahun, menjadi kendala.

Apalagi para guru disibukkan dengan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), sehingga tidak cukup waktu menyelesaikan LPJ.

“Satu sisi pencairan yang diujung tahun juga menjadi kendala. Tugas mereka kan mengajar, tapi kalau harus membuat laporan itu mungkin tidak secepat seperti di OPD,” pungkasnya, Kadis Pendidikan Olis Solihin di langsir dari Kabar6.com*(*/Hadi).

Eksplorasi konten lain dari Sekilas Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan Membaca

%d