TAKALAR – Dalam meningkatkan dan mempererat hubungan tali silatuhrahim dan memperkuat ukhuwah Islamiyah dan wathoniyah untuk RAPI yang Religius dan Amanah, Organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 07 Kabupaten Takalar menggelar pertemuan dalam memperingati hari Kelahiran Nabi besar Muhammad, SAW.
Kegiatan ini berlansung di Kantor Sekretariat RAPI, Kelurahan Kalabbirang, Kabupaten Takalar yang dihadiri, Bupati Takalar yang di wakili Staf Ahli Bupati, Ketua RAPI wilayah 07 Kabupaten Takalar, Ketua Panitia Pelaksana , Sekretaris :Asfian ashar, Bendahara : Sunarto dg Nanring dan turut hadir juga dari Perwakilan RAPI Dari Kota Makassar, Perwakilan dari Kabupaten Gowa dan Perwakilan Kabupaten Je’neponto serta para pengurus Organisasi RAPI Wilayah 07 Kabupaten Takalar, Rabu, 03/11/2021.
Ketua Panitia Pelaksana , Ir Hasbullah R Nafsah yang akrab di sapa Daeng Bali, Memberikan Sambutan Sekaligus membuka kegiatan peringatan hari Maulid Nabi Muhammad. SAW mengucapkan terima kasih kepada seluruh yang sempat hadir dalam kegiatan ini.
“Melalui kesempatan yang berbahagia ini berharap Semoga Organisasi RAPI ini tetap mempererat silaturahim, selalu kompak dan kebersamaan yang utuh sesuai tema kita yakni persaudaraan yang Religius dan amanah,” harap Ketua Panitia Pelaksana.
Staf Ahli Bupati Takalar , Irwan Yunus mengucapkan permohonan maaf karena bapak,” Bupati Takalar tidak sempat hadir dalam kegiatan Komunitas RAPI dalam memperingati hari Maulid Nabi Muhammad SAW. Beliau berpesan bahwa semoga Organisasi RAPI selalu menjadi Komunitas terdepan dengan memberikan informasi dalam menunjang program pemerintah dalam Pembangunan Nasional dan selalu Membantu pemerintah dengan masyarakat yang membutuhkan komunikasi pada kegiatan yang sifatnya Sosial berupa bantuan kemanusiaan,” pungkasnya.
Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan mendengarkan ceramah agama tentang pengantar hikma Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, oleh ibu Ustadzah Hj. Kasmawaty.
Pantauan Crew Media Sekilas Indonesia bahwa peringatan hari maulid Nabi ini di hiasi dengan telur dan Kanre Maudu istilah orang makassar dan setelah itu di bagikan dan telurnya diperebutkan hingga menciptakan suasana kebahagiaan dalam sebuah kebersamaan.
Reporter: Suherman Tangngaji











