LEBAK – Sebelumnya dikabarkan telah terjadi banjir yang diakibat saluran sungai Cimanggu Kampung Ciherang Kidul RT. 01 RW. 02 Desa Ciherang Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, tersumbat dan longsor. Sabtu, (21/11/2020).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten bergegas untuk meninjau langsung ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Kepala Pelaksana BPBD Banten, mengatakan, banjir yang diakibatkan dari luapan sungai Cimanggu tersebut mengakibatkan kerusakan 1 rumah rusak berat dan 3 rumah rusak ringan. Tak hanya itu, 3 kolam ikan (empang) turut terkena banjir, serta lumbung padi yang terbawa arus.
“Iya , akibat banjir yang beras dari luapan sungai Cimanggu, ada beberapa rumah milik warga yang terendam banjir. Selain itu, kolam ikan dan lumbung padi ikut terkena banjir. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut,” kata Nana Suryana, kepada wartawan, Sabtu (21/11).
Terjadinya banjir berawal dari hujan deras yang menyebabkan tebing longsor dekat aliran sungai kecil Cimanggu yang mengakibatkan aliran sungai meluap / tersendat oleh material tanah. Sehingga, air sungai tersebut masuk kehalaman rumah warga.
“Saat ini, personil BPBD berada di lokasi bersama unsur terkait seperti Polsek, RAPI, Kepala Desa dan masyarakat setempat,” imbuh Nana
Tak hanya itu, selain mengevakuasi warga yang terdampak musibah, BPBD Banten pun
memberikan bantuan berupa sembako.
Baca juga :
https://www.sekilasindonesia.id/2020/11/21/dikabarkan-terjadi-longsor-di-ciherang-cibeber/
Reporter : Usep.











