Advertorial

Operasi Ketupat Menumbing 2026 Digelar – Wali Kota Pangkalpinang: Mudik dan Salat Idul Fitri Aman di Alun-Alun

×

Operasi Ketupat Menumbing 2026 Digelar – Wali Kota Pangkalpinang: Mudik dan Salat Idul Fitri Aman di Alun-Alun

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang — Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama aparat keamanan menyusun langkah-langkah pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Menumbing 2026. Acara berlangsung di Aula Sari Polresta Pangkalpinang pada Rabu (11/3/2026).

Rapat dihadiri Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin, Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners, serta unsur TNI dan instansi terkait. Tujuan utama adalah memastikan keamanan, kelancaran arus mudik, dan kenyamanan masyarakat selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri.

Click Here

Wali Kota Prof. Saparudin menyampaikan bahwa seluruh pihak harus memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.

“Kita semua tentu ingin puasa dan Idul Fitri tahun ini aman, lancar, dan nyaman,” ujar Saparudin.

Ia menekankan pentingnya pelayanan yang ramah dan humanis kepada masyarakat, terutama pada saat arus mudik, pelaksanaan salat Idul Fitri, hingga aktivitas silaturahmi antar warga.

“Kita ingin pelayanan kepada masyarakat dilakukan dengan baik, agar semua merasa aman dan nyaman saat mudik maupun saat melaksanakan salat Idul Fitri,” katanya.

Saparudin juga mengumumkan lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri tingkat kota tahun ini akan digelar di Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang. Sementara itu, Masjid Kubah difokuskan sebagai lokasi khusus bagi jamaah perempuan.

“Salat Idul Fitri tahun ini kita adakan di alun-alun. Masjid Kubah untuk ibu-ibu saja. Warga memang rindu suasana salat Id di alun-alun,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Pangkalpinang, TNI, serta seluruh instansi yang terlibat dalam persiapan pengamanan.

Sementara itu, Kapolresta Kombes Pol Max Mariners menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Menumbing merupakan operasi pengamanan terpadu yang melibatkan berbagai pihak.

“Kegiatan pengamanan ini bukan hanya milik Polri, tetapi tugas kita bersama dengan TNI, pemerintah daerah, dan stakeholder lainnya,” jelas Max.

Menurutnya, operasi pengamanan akan berlangsung selama 13 hari. Apel gelar pasukan dijadwalkan pada 13 Maret 2026, sementara seluruh personel akan menempati pos pengamanan mulai 14 Maret.

Selain mendirikan pos pengamanan, aparat juga akan melakukan patroli bersama untuk menjaga keamanan rumah warga yang ditinggalkan saat mudik.

“Kita akan melakukan patroli besar-besaran bersama semua stakeholder, supaya rumah-rumah yang ditinggalkan tetap aman,” ujarnya.

Max menambahkan bahwa berdasarkan data Jasa Raharja, angka kecelakaan lalu lintas di Pangkalpinang menunjukkan tren penurunan. Ia berharap sinergi lintas instansi dapat terus terjaga hingga perayaan Idul Fitri berakhir.

(Red)