WATAMPONE – Permasalahan pengelolaan limbah sanitasi di SMP Islam Athirah Bone dan kebutuhan energi seperti gas LPG menjadi perhatian penting dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Menjawab tantangan tersebut, tim pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat melaksanakan program PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) dengan tema “Pemanfaatan Limbah Sanitasi melalui Teknologi Biogas sebagai Energi Alternatif di Sekolah Berasrama”, yang berlokasi di SMP Islam Athirah Bone, Watampone (25/7/2026).
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pendampingan kepada warga sekolah mengenai potensi pemanfaatan limbah sanitasi sebagai sumber energi alternatif. Limbah yang selama ini hanya dipandang sebagai sisa buangan dapat diolah melalui teknologi biogas menjadi sumber energi yang lebih ramah lingkungan dan memiliki nilai guna.
Sekolah berasrama memiliki potensi yang cukup besar dalam pengembangan teknologi biogas karena menghasilkan limbah sanitasi secara kontinu. Di sisi lain, kegiatan operasional sekolah dan asrama juga membutuhkan energi, terutama untuk keperluan memasak dan aktivitas pendukung lainnya. Kondisi tersebut membuka peluang untuk menerapkan konsep pengelolaan limbah terpadu melalui pendekatan waste to energy.
Program “Pemanfaatan Limbah Sanitasi melalui Teknologi Biogas sebagai Energi Alternatif di Sekolah Berasrama” merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada edukasi, penerapan teknologi tepat guna, dan pendampingan pengelolaan limbah sanitasi menjadi energi alternatif. Program ini mendukung upaya pengembangan lingkungan pendidikan yang lebih bersih, mandiri energi, dan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan pengabdian mencakup sosialisasi mengenai pengelolaan limbah sanitasi, edukasi tentang prinsip kerja teknologi biogas, pengenalan komponen instalasi biogas, serta pendampingan dalam pemanfaatan hasil pengolahan limbah sebagai energi alternatif. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan limbah yang tidak hanya berorientasi pada pembuangan, tetapi juga pada pemanfaatan kembali sumber daya secara berkelanjutan.
Tim pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diketuai oleh Mutmainnah, S.Pd., M.Si., bersama anggota Irwansyah, S.Pd., M.Sc., dan Rini Fathoni Lestari, S.Si., M.Sc., menyampaikan bahwa penerapan teknologi biogas di lingkungan sekolah berasrama diharapkan dapat menjadi solusi dalam menjawab dua persoalan utama sekaligus, yaitu pengelolaan limbah sanitasi dan pemenuhan kebutuhan energi alternatif.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong perubahan cara pandang terhadap limbah. Limbah sanitasi tidak hanya menjadi masalah yang harus dibuang, tetapi juga memiliki potensi untuk diolah menjadi sumber energi alternatif yang bermanfaat bagi lingkungan sekolah,” ujarnya.
Selain memberikan manfaat dalam aspek lingkungan, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga sekolah mengenai energi terbarukan, teknologi ramah lingkungan, dan pentingnya penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan. Pemanfaatan biogas dapat menjadi media pembelajaran kontekstual bagi peserta didik untuk memahami secara langsung hubungan antara pengelolaan limbah, energi alternatif, dan kelestarian lingkungan.
Ucapan terima kasih kepada LPPM Universitas Negeri Makassar atas dukungan pendanaan yang telah diberikan sehingga kegiatan pengabdian ini dapat terlaksana. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pihak SMP Islam Athirah Bone, tim pengabdi dari dosen Jurusan Geografi UNM, serta mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi UNM atas dukungan, kerja sama, dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung
Melalui program pengabdian ini, sekolah berasrama diharapkan mampu mengembangkan sistem pengelolaan limbah sanitasi yang lebih inovatif, produktif, dan berkelanjutan. Ke depan, model pemanfaatan limbah melalui teknologi biogas diharapkan dapat menjadi contoh penerapan teknologi tepat guna yang dapat direplikasi pada sekolah berasrama maupun lembaga pendidikan lainnya.











