**BANTAENG** – Jajaran Pengurus Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bantaeng melakukan audiensi dengan Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, M.I.Kom., untuk membahas kesiapan Kabupaten Bantaeng menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo pada awal November mendatang.
Audiensi yang berlangsung hangat di Kantor Bupati Bantaeng tersebut dihadiri oleh Ketua KONI Bantaeng H. Tasrif Labandu, Ketua Harian KONI Bantaeng A. Mappatoba, Sekretaris KONI Bantaeng Firdaus, Bendahara KONI Bantaeng Tajuddin, serta Wakil Sekretaris Ahmad Idzar.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasinya terhadap desain kostum defile kontingen Kabupaten Bantaeng yang dipersiapkan untuk PORPROV XVIII. Selain memberikan masukan terhadap rancangan kostum, Bupati juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung persiapan atlet dan pengurus KONI menuju ajang olahraga empat tahunan tingkat provinsi tersebut.
Ketua KONI Bantaeng, H. Tasrif Labandu, mengungkapkan bahwa Bupati memberikan motivasi dan arahan agar seluruh pengurus KONI tetap fokus dalam mempersiapkan kontingen sehingga mampu menorehkan prestasi yang membanggakan.
“Alhamdulillah, Bapak Bupati menerima kami dengan sangat baik. Beliau begitu antusias mendengar berbagai persiapan yang telah dilakukan KONI Bantaeng dan berpesan agar kami tetap fokus serta memaksimalkan seluruh persiapan demi meraih hasil terbaik pada PORPROV XVIII nanti,” ujar H. Tasrif Labandu.
Di sisi lain, Sekretaris KONI Bantaeng, Firdaus, menjelaskan bahwa seluruh cabang olahraga yang telah memastikan lolos ke PORPROV XVIII saat ini tengah menjalani program latihan secara rutin dan terstruktur.
“Persiapan terus berjalan sesuai dengan agenda yang telah kami susun. Seluruh cabang olahraga yang lolos saat ini telah melaksanakan latihan rutin. Dalam waktu dekat kami juga akan melakukan monitoring dan evaluasi sekaligus mengecek kesiapan fisik para atlet,” jelas Firdaus saat dihubungi melalui telepon.
Magister Olahraga Universitas Negeri Makassar itu menambahkan, KONI Bantaeng bersama Bidang Pembinaan Prestasi telah menyusun program tes fisik bagi atlet, khususnya pada cabang olahraga yang membutuhkan kemampuan daya tahan atau endurance yang optimal.
Menurutnya, kesiapan fisik menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan performa atlet ketika bertanding di PORPROV XVIII.
Tidak hanya berfokus pada pembinaan atlet, KONI Bantaeng juga mulai mengembangkan sistem layanan olahraga berbasis digital yang diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami telah merancang pengembangan sistem digital KONI Bantaeng. Nantinya, sistem ini tidak hanya menjadi pusat data atlet dan cabang olahraga, tetapi juga akan menjadi media informasi olahraga yang dapat diakses oleh masyarakat Bantaeng dan para pecinta olahraga. Selama PORPROV XVIII berlangsung, masyarakat juga dapat mengikuti perkembangan dan hasil pertandingan kontingen Bantaeng secara berkala melalui layanan tersebut,” tutur Firdaus.
Ia berharap seluruh rangkaian persiapan yang telah dilakukan dapat berjalan dengan baik serta mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bantaeng.
Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Bantaeng agar para atlet dapat tampil maksimal dan membawa pulang prestasi yang membanggakan daerah,” tambahnya.
Sebagai informasi, Kabupaten Bantaeng berhasil meloloskan sebanyak **36 cabang olahraga** untuk berlaga pada PORPROV XVIII Sulawesi Selatan Tahun 2026. Capaian tersebut menjadi modal penting bagi Bantaeng untuk bersaing dan menunjukkan kualitas pembinaan olahraga daerah di tingkat provinsi.
Dengan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bantaeng, KONI, pelatih, dan para atlet, optimisme untuk menghadirkan prestasi terbaik di PORPROV XVIII pun semakin menguat.











