Berita

Ketua DPD GWI Banten Ucapkan Selamat untuk AKBP Martua, Sambut Kapolres Cilegon Baru dengan Harapan Besar

×

Ketua DPD GWI Banten Ucapkan Selamat untuk AKBP Martua, Sambut Kapolres Cilegon Baru dengan Harapan Besar

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonesia.id CILEGON – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gabungnya Wartawan Indonesia (DPD GWI) Provinsi Banten, Syamsul Bahri, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, S.H., S.I.K., M.Si., atas promosi jabatan sebagai Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Ucapan tersebut disampaikan menjelang pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab) Kapolres Cilegon yang dijadwalkan berlangsung di Mapolda Banten, Selasa (28/7/2026).

Click Here

Syamsul Bahri mengapresiasi dedikasi dan pengabdian AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga selama memimpin Polres Cilegon.

Menurutnya, rotasi jabatan di lingkungan Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan profesionalisme sekaligus memberikan kesempatan bagi setiap personel untuk mengemban tanggung jawab yang lebih besar.

Kami dari keluarga besar Gabungnya Wartawan Indonesia DPD Banten mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga atas amanah dan jabatan barunya.

“Semoga semakin sukses dalam menjalankan tugas serta terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Syamsul Bahri.

Selain memberikan apresiasi kepada pejabat lama, Syamsul juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi, S.H., S.I.K., M.Si., yang dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolres Cilegon yang baru.

Ia berharap kepemimpinan baru mampu menghadirkan energi positif dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, memperkuat keamanan dan ketertiban, serta membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers.

Selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi sebagai Kapolres Cilegon yang baru.

“Kami berharap sinergitas antara Polri, masyarakat, dan insan pers dapat terus dibangun secara sehat dan konstruktif demi terciptanya situasi yang aman, kondusif, dan harmonis,” katanya.

Menurut Syamsul, pergantian kepemimpinan di Polres Cilegon harus dimaknai sebagai momentum untuk melanjutkan berbagai program positif sekaligus menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia menilai pengalaman dan kompetensi yang dimiliki AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi menjadi modal penting dalam memimpin Polres Cilegon.

“Namun demikian, keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban,” katanya memerlukan dukungan seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan hingga media massa.

Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi dan komunikasi yang terbuka dengan seluruh elemen masyarakat.

“Kami berharap Kapolres Cilegon yang baru dapat memperkuat kemitraan tersebut, termasuk dengan insan pers, dalam rangka membangun Kota Cilegon yang aman, tertib, dan kondusif,” tuturnya.

Lebih lanjut, Syamsul Bahri menegaskan komitmen DPD GWI Banten untuk terus membangun hubungan kemitraan yang profesional dengan institusi kepolisian.

Menurutnya, pers memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi yang akurat, berimbang, edukatif, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Pers dan Polri memiliki ruang pengabdian yang berbeda, tetapi memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Karena itu, kemitraan harus dibangun atas dasar profesionalisme, transparansi, dan saling menghormati tugas masing-masing,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Syamsul berharap promosi AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga membawa kesuksesan dalam mengemban amanah di Polda Metro Jaya.

Sementara kepemimpinan AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi mampu membawa Polres Cilegon semakin dekat dengan masyarakat melalui pelayanan publik yang prima, penegakan hukum yang berkeadilan, serta terjaganya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

“Pergantian kepemimpinan boleh berganti, tetapi semangat pengabdian kepada masyarakat harus terus menyala,” pungkasnya.

Bagindo Yakub.