Sekilasindonesia.id CILEGON – Komitmen TNI dalam mendukung pembangunan daerah tidak hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan lingkungan masyarakat.
Hal itu dibuktikan melalui program TMMD ke-128 Kodim 0623/Cilegon Tahun Anggaran 2026 dengan menghadirkan alat pembakar sampah modern atau insinerator ramah lingkungan di lokasi sasaran kegiatan, berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu (20/05/2026).
Proses uji coba alat pengolahan sampah tersebut berjalan sukses.
Mesin pembakar modern itu mulai dioperasikan untuk mengurangi tumpukan sampah domestik yang selama ini menjadi persoalan warga setempat.
Peninjauan langsung uji coba alat tersebut dipimpin Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori didampingi Kabid Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Cilegon.
Kehadiran unsur pemerintah daerah menunjukkan sinergi kuat antara TNI dan pemerintah dalam menghadirkan fasilitas yang tepat guna dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Dalam keterangannya, Dansatgas TMMD 128 Kodim 0623 Cilegon Letkol Inf Imam Buchori menjelaskan bahwa pengadaan alat pengolahan sampah ini merupakan bagian dari sasaran tambahan fisik yang bersifat solutif dan edukatif.
Alat ini dirancang khusus agar proses pembakaran meminimalisir polusi udara berlebih.
Asap yang keluar dikontrol sedemikian rupa sehingga aman bagi lingkungan sekitar.
“Ini adalah langkah konkret Satgas TMMD 128 Kodim 0623/Cilegon dalam memberikan edukasi pengelolaan sampah yang sehat bagi masyarakat,” ujarnya saat sesi wawancara.
Di area sekitar mesin insinerator, terlihat warga bersama personel TNI melakukan penyortiran sampah sebelum dimasukkan ke ruang pembakaran.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang benar dan ramah lingkungan.
Melalui program ini, warga diharapkan tidak lagi membuang sampah sembarangan maupun melakukan pembakaran terbuka yang berpotensi mencemari udara dan mengganggu kesehatan.
Kabid Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon yang hadir di lokasi turut mengapresiasi inovasi yang dihadirkan Kodim 0623/Cilegon. Pemerintah Kota Cilegon, kata dia, siap mendampingi masyarakat dalam pemeliharaan alat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, bahkan setelah program TMMD ke-128 resmi ditutup.
Kehadiran insinerator ramah lingkungan ini menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat dalam program TMMD tidak hanya membangun fisik desa, tetapi juga menciptakan budaya hidup bersih dan sehat demi masa depan masyarakat yang lebih baik.
Bagindo Yakub.











