Berita

Honda konsisten bangun budaya safety riding melalui edukasi berkelanjutan masyarakat

×

Honda konsisten bangun budaya safety riding melalui edukasi berkelanjutan masyarakat

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonesia.id TOBOALI — Honda Toboali menggelar edukasi keselamatan berkendara melalui kampanye #CariAman di Toboali, dengan menyasar generasi muda sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Kegiatan ini berlangsung interaktif dan diikuti antusias oleh peserta. Mereka tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga praktik langsung teknik berkendara aman, termasuk cara mengantisipasi potensi bahaya di jalan.

Click Here

Kepala Cabang Honda Toboali, Anto Wijaya, mengatakan edukasi ini merupakan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam membangun budaya keselamatan berkendara di masyarakat.

“Melalui kampanye #CariAman, kami ingin menanamkan bahwa keselamatan berkendara harus menjadi prioritas utama, khususnya bagi generasi muda,” kata Anto Wijaya.

“Harapannya, mereka tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki sikap bertanggung jawab dan peduli terhadap keselamatan di jalan,” lanjut dia.

Menurut dia, safety riding bukan sekadar keterampilan mengendarai kendaraan, melainkan juga mencakup kesadaran, kedisiplinan, dan etika berlalu lintas. Pengendara dituntut mampu membaca situasi jalan dan mengambil keputusan yang tepat untuk menghindari risiko kecelakaan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diingatkan pentingnya menggunakan perlengkapan berkendara sesuai standar, seperti helm berlabel SNI, jaket, sarung tangan, dan sepatu, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum digunakan.

Selain itu, pengendara diminta mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, dan tidak menggunakan ponsel saat berkendara. Langkah sederhana ini dinilai efektif untuk meminimalkan potensi kecelakaan.

Melalui kampanye ini, Honda menegaskan bahwa keselamatan berkendara bukan hanya kewajiban, tetapi kebutuhan yang harus menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Honda Toboali menggelar edukasi keselamatan berkendara melalui kampanye #CariAman di Toboali, dengan menyasar generasi muda sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Kegiatan ini berlangsung interaktif dan diikuti antusias oleh peserta. Mereka tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga praktik langsung teknik berkendara aman, termasuk cara mengantisipasi potensi bahaya di jalan.

Kepala Cabang Honda Toboali, Anto Wijaya, mengatakan edukasi ini merupakan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam membangun budaya keselamatan berkendara di masyarakat.

“Melalui kampanye #CariAman, kami ingin menanamkan bahwa keselamatan berkendara harus menjadi prioritas utama, khususnya bagi generasi muda,” kata Anto Wijaya.

“Harapannya, mereka tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki sikap bertanggung jawab dan peduli terhadap keselamatan di jalan,” lanjut dia.

Menurut dia, safety riding bukan sekadar keterampilan mengendarai kendaraan, melainkan juga mencakup kesadaran, kedisiplinan, dan etika berlalu lintas. Pengendara dituntut mampu membaca situasi jalan dan mengambil keputusan yang tepat untuk menghindari risiko kecelakaan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diingatkan pentingnya menggunakan perlengkapan berkendara sesuai standar, seperti helm berlabel SNI, jaket, sarung tangan, dan sepatu, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum digunakan.

Selain itu, pengendara diminta mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, dan tidak menggunakan ponsel saat berkendara. Langkah sederhana ini dinilai efektif untuk meminimalkan potensi kecelakaan.

Melalui kampanye ini, Honda menegaskan bahwa keselamatan berkendara bukan hanya kewajiban, tetapi kebutuhan yang harus menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Redaksi.