Pangkalpinang, Sekilas Indonesia – Karyawan Main Dealer Honda Bangka Belitung (Babel) menggelar acara buka puasa bersama bertema “Harmony in Ramadhan: Styled in Ied Collection” di Le Parla, Pangkalpinang. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan.
Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dihadiri oleh seluruh karyawan Main Dealer Honda Babel, para rekanan termasuk Fincoy, Mandala Finance, FIF, dan OTO, serta pimpinan cabang grup dealer Honda di wilayah Pangkalpinang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tausiah dan doa bersama yang disampaikan oleh Ustazah Sutiani. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya memperkuat hubungan sosial dan saling berbagi di bulan Ramadhan.
“Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperkuat ukhuwah, saling berbagi kebaikan, dan mempererat hubungan antar sesama,” ujar Ustazah Sutiani.
Setelah sesi tausiah, seluruh tamu undangan melaksanakan buka puasa bersama yang penuh kehangatan. Momentum ini dimanfaatkan para karyawan dan mitra kerja untuk mempererat hubungan serta membangun komunikasi yang lebih baik di lingkungan kerja.
Manager HC3 Main Dealer Honda Babel, Suryanto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana penting untuk memperkuat kebersamaan keluarga besar Honda Babel.
“Kegiatan seperti ini menjadi momen yang sangat baik untuk mempererat kebersamaan keluarga besar Honda Babel. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari,” kata Suryanto.
Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Krisna, mengucapkan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksananya acara tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh panitia, sponsor, serta rekanan yang telah berkontribusi. Semoga kegiatan buka puasa bersama ini dapat terus menjadi tradisi kebersamaan keluarga besar Main Dealer Honda Babel setiap tahunnya,” ujarnya.
Acara ditutup dengan pembagian tunjangan hari raya (THR) kepada seluruh karyawan dan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan dari kegiatan tersebut.
(Budi)











