SEKILAS INDONESIA, TAKALAR – Puskesmas Kecamatan Kepulauan Tanakeke bergerak cepat dalam menerapkan program inovatif Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di wilayahnya. Program ini, yang baru saja diluncurkan di tingkat Kabupaten Takalar, bertujuan untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat di semua usia. Penerapan program ini pertama kali dilakukan di Desa Tompotana pada Selasa, 17 September 2024.
Pelaksanaan Posyandu ILP perdana ini dipelopori oleh Kader Posyandu Pesisir Laut dengan pendampingan penuh dari Tim Puskesmas Kepulauan Tanakeke. Kepala Puskesmas Kepulauan Tanakeke, Hj. Hadhriyani, S.ST, menjelaskan bahwa dari 15 posyandu yang berada di bawah naungan puskesmas, baru Posyandu Pesisir Laut yang siap menerapkan program ini.
“Penerapan Posyandu ILP baru dilakukan oleh Posyandu Pesisir Laut karena mereka telah mengikuti pelatihan khusus dan telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati. Ke depannya, Untuk itu Puskesmas Kecamatan Kepulauan Tanakeke mengapresiasi para Kader Posyandu pesisir Laut Desa Tompotana dan
kami berharap seluruh posyandu di Kecamatan Kepulauan Tanakeke juga dapat segera menerapkan program ini,” ungkap Hadhriyani.
Program Posyandu ILP sendiri membawa pendekatan baru dalam pelayanan kesehatan, tidak hanya untuk bayi, balita, dan ibu hamil, tetapi juga mencakup semua tahapan kehidupan, mulai dari anak-anak, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia.
Ketua Kader Posyandu Pesisir Laut, Rahmawati, menyatakan bahwa cakupan layanan yang lebih luas ini menghadirkan tantangan tersendiri. “Kami harus siap melayani semua kelompok usia dengan layanan kesehatan yang lebih kompleks,” katanya.
Hadhriyani menambahkan bahwa Puskesmas akan terus membimbing kader posyandu di wilayahnya agar program Posyandu ILP dapat segera diterapkan di seluruh desa. “Bimbingan dan pendampingan akan terus kami berikan agar kader posyandu siap menghadapi tantangan ini,” tambahnya.
Dengan kehadiran program Posyandu ILP, diharapkan layanan kesehatan di Kepulauan Tanakeke semakin terintegrasi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dari berbagai usia.
Suherman Tangngaji











