BAU-BAU, SEKINDO.ID – Kasus jalan lingkar Kota Bau-Bau yang terus bergulir hingga saat ini sudah masuk dalam proses penyelidikan. Namun penyelidikan tersebut menimbulkan banyak spekulasi publik atas vidio dan foto yang beredar tampak Tim penyelidik diduga difasilitasi oleh salah satu kontraktor pelaksana pekerjaan tersebut yakni PT. Merah Putih Alam Lestari.
Hal ini diungkapkan oleh Masyarakat setempat. Menurutnya, justru semakin menguatkan bahwa integritas penyidik Polda Sultra sangat dipertanyakan yang mana seharusnya proses penyelidikan mereka harus memproteksi diri dari hal-hal yang bisa mengintervensi dan membuyarkan hasil penyelidikan, apalagi sampai kelihatan mesra dan jalan bersama seperti itu.
“Sangat tidak nyambung korelasi antara penyidik dan terperiksa kelihatan mesra seperti itu. Seharusnya yang diundang ini pelapor untuk memastikan dan mengawal bahwa proses audit lapangan tersebut yang dilakukan oleh inspekorat provinsi sulawesi tenggara dan Tim Ahli dari Universitas Halu Oleo dilakukan tanpa ada intervensi dan sesuai dengan standar kinerja”, ucapnya, Kamis, (11/07/2024).
Hal itu juga dibuktikan oleh pantauan beberapa masyarakat di lapangan bahwa proses audit yang dilakukan hanya terhadap material aspal saja dan material LPA, semestinya yang menjadi titik utama itu adalah lapisan dasar, sebab diyakini bahwa lapisan dasar memang tidak sesuai spesifikasi dibuktikan dengan berapa kali perbaikan sampai hari ini jalan tersebut tetap ambruk.
Untuk itu, Tim Penyidik harus benar-benar bekerja profesional dan diminta untuk tidak kemasukan angin, sebab dalam waktu dekat ini, atas dasar vidio dan foto-foto yang beredar tersebut akan segera dilaporkan pada Propam Mabes Polri dan Polda Sultra.
“Intinya harus kerja profesional dan material lapisan dasar timbunan harus diambil sampelnya apakah sesuai spesifikasi atau tidak”, Pungkasnya. (Sacriel)











