Sekilas Indonesia, Bangka Belitung- Kesuksesan seseorang di daerah lain baik dari sisi pendidikan, materi dan karir tidak lantas melupakan daerah asal, tanah kelahiran sendiri.
Justru kesuksesan itu menjadi modal untuk membangun kampung kelahiran sendiri.
Hal Ini pula yang menjadi alasan kuat Andi Kusuma untuk mencalonkan diri sebagai Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam pemilu 2024 Dapil Bangka dari PDIP.
Seperti di lansir AYOBANGKA.COM, tiga pekan lalu Andi menuturkan mengapa ia yang sudah 20 tahunan merantau di luar Babel mau ‘pulang’ kampung.
“Ayah saya asli Pemali (Kelurahan) dan ibu saya asli Lumut (Desa), saya asli putra tempatan,” kata Andi.
Andi menyelesaikan pendidikannya di luar mulai dari tingkat S1, S2 dan S3. Selain berkarir sebagai advokad, ia juga sukses di dunia bisnis.
Meski begitu, Andi tidak jumawa. Sukses menurut Andi tidak bisa hanya dinilai hanya dari aspek materi. Sebab, selain aspek materi, banyak hal yang bisa dianggap sebagai kesuksesan bagi seseorang.
“Kesuksesan itu banyak aspeknya, sukses jadi orang baik juga sukses, sukses membahagiakan orangtua juga sukses. Sukses jadi anggota legislatif 2024 juga sukses,” tutur Andi.
Andi lahir dari keluarga biasa, sebagaimana orang kampung kebanyakan di Bangka. Andi pun mengungkapkan kalau ia adalah yang pertama terjun ke dunia politik. Meski demikian, keluarganya sangat mendukung langkahnya terjun ke dunia politik.
Diceritakan Andi, sosok Me Hoa, Ketua DPRD Bangka Tengah dan Anggota DPR RI dari PDIP Rudianto Tjen ikut mempengaruhi keputusannya maju sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Babel dalam pemilu 2024 dari PDIP.
“Proses (keputusan nyaleg) pendewasaan, tidak ada yang mempengaruhi, tapi ada yang mengajak, Me Hoa. Ketika ketemu Me Hoa, dia sampaikan soal kemampuan sebagai akademisi dan pengusaha. Kalau bersedia kita (PDIP) tempatkan di Bangka,” ujar Andi menceritakan kembali pertemuannya dengan Me Hoa.
“Saya juga tertarik dengan figur Rudianto Tjen (Politisi PDIP/Anggota DPR RI) yang sudah banyak berkontribusi bagi masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” sambung dia.
Selain itu, menurut Andi, sejak awal memang ia ingin berkontribusi bagi masyarakat terutama terkait hak-hak masyarakat di bidang pertanahan. Banyak sengketa lahan yang dialami masyarakat, terutama soal aspek legalitas.
“Banyak investasi dari luar, kita berharap tidak mengabaikan hak warga masyarakat. Saya punya kemampuan, saya bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat,” tuturnya.
Kini, Andi memfokuskan diri dalam pencalonannya sebagai bacaleg Dapil Bangka. Meski punya akun sosmed seperti TikTok @AndiKusuma, dia lebih fokus untuk turun langsung ke masyarakat mengenalkan diri dan apa yang diperjuangkannya.
“Konsep pemenangan saya turun ke grassroots (akar rumput), door to door turun ke akar rumput. Masyarakat mengenal kita dan apa yang bisa kita perbuat untuk mereka,” ujar Andi.(fh).











