Sekilasindonesia.id|| JENEPONTO – Upaya yang terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Jeneponto untuk meraih Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Madya itu terlihat dengan Verifikasi Lapangan (VLH) dengan agenda pemaparan oleh tim gugus tugas secara virtual via zoom.
Pada kegiatan lewat via zoom itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak (DP3A) Jeneponto Dr Farida menyampaikan banyak hal tentang perkembangan yang telah dilakukan untuk mencapai kabupaten Jeneponto layak anak. Salah satunya Verifikasi Lapangan Hibrid (VLH).
“Kemarin kita mempunyai nilai 452. Sehingga hari ini kita upayakan untuk mendongkrak nilai tersebut, karna minimal untuk capai 500 poin kita dapat predikat Pratama. Namun tak sampai disitu kita bahkan berupaya nilainya terdongkrak sampai nilai 600-700 untuk lebih ke peringkat Madya,” ungkapnya kepada awak media Sekilas Indonesia. Rabu (15/6/2022).
Setelah melewati Verifikasi Lapangan Hibrid ini, pihaknya terus melakukan pelengkapan berkas dan dokumen yang diberikan oleh tim verifikator.
“Sebetulnya data dan berkas yang ada sudah menghampiri lengkap. Namun ada keterbatasan, sehingga hari ini hingga besok kami akan melengkapinya, apalagi ini ada gugus tugas dari perangkat daerah yang pro aktif,” tutur Kadis P3A itu.
Ia juga mengakui, saat ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan di pimpin langsung Bupati Jeneponto Iksan Iskandar langsung mengharapkan semuanya yang tergabung di dalam gugus tugas untuk upaya memberikan dukungan apa yang dibutuhkan.
Adapun masukan yang diberikan oleh pembicara dari Deputi Kementerian DP3A Pusat itu tentang pertemuan gugus tugas setiap persemester. Pihak DP3A sudah melakukan pertemuan kegiatan kordinasi gugus tugas layak anak itu dilaksanakan pertriwulan.
“Kita sudah laksanakan pertemuan kordinasi gugus tugas layak anak pertriwulan dengan pertemuan dua kali dalam satu tahun dengan menghadirkan pemateri,” jelasnya.
Dr. Farida itu mengaku optimis Tahun ini meraih Kabupaten Layak Anak (KLA), apalagi melalui hasil Verifikasi Lapangan Hibrid atau Verbal ini hasilnya bisa mendongkrak.
“Kita sangat optimis raih predikat Prtama hingga madya, apalagi hasil Verbal hibrid ini dapat mendongkrak nilai,” harap Kadis P3A itu.
Penulis: Firmansyah











