Daerah

DP3A Jeneponto Gelar Pembentukan Forum, Kadis: Perkenalkan dengan Data SIGA

×

DP3A Jeneponto Gelar Pembentukan Forum, Kadis: Perkenalkan dengan Data SIGA

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonesia.id || JENEPONTO – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan melaksanakan rapat pembentukan forum data gender serta Evaluasi Penyediaan Data Gendar dan Anak.

Forum ini dihadiri berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan menghadirkan pemateri Narasumber Uci Lestari dan Muh.Fadli, di aula kantor DP3A, Kamis (9/7/2022).

Click Here

Kepala Dinas P3A Jeneponto Dr Q1Farida mengatakan di forum ini pihaknya memperkenalkan Data Sistem Informasi Gender dan Anak (SIGA).

Melalui aplikasi ini, Dinas DP3A meminta sejumlah data tentang gender dan anak kepada seluruh OPD dan Desa/Lurah tahun 2022.

“Kegiatan berhubungan perkenalkan dengan data SIGA. Data Siga itu adalah sistem informasi gender dan anak. Jadi data yang diminta disini adalah data untuk tahun 2021,” kata.

Kadis P3A Kabupaten Jeneponto Dr Farida Mappatunru, kepada Awak Media Sekilas Indonesia.id.

Menurut Farida, data tentang gender dan anak di Jeneponto sangat dibutuhkan untuk proses penginputan.

“Dimana data ini sangat kami gunakan di dalam penginputan kesetaraan gender dan anak,” ucapnya.

Nantinya, data yang sudah terkumpul dari sejumlah OPD akan di salin ke dalam Anugrah Parahita Ekapraya (APE).

“Ada kita punya kegiatan untuk mendapatkan penghargaan APE itu adalah salah satu kegiatan kita laksanakan dengan menginput data dari SIGA,” ucapnya.

Menurutnya, aplikasi SIGA menampilkan seluruh informasi mengenai gender dan anak.

“Jadi Siga ini adalah aplikasi semua bisa kita dapatkan informasi mengenai gender dan anak lewat aplikasi Siga. Jadi data itu sudah lengkap kami kirim ke semua OPD dan kecamatan,” kata dia.

Setelah data tersebut rampung, selanjutnya akan dikirim ke semua OPD termasuk kecamatan. Sedangkan pihak kecamatan akan mengambil data dari Desa.

“Sisa nanti kecamatan itu yang menggali lagi di desa, jadi kecamatan itu adalah perwakilan di Desa. Jadi data yang di kirim kecamatan itu sudah tentu ada data dari desa,” ucapnya.

Menurutnya, tujuan ini dari kegiatan tersebut tak lain untuk melengkapi data yang dibutuhkan oleh DP3A.

“Tujuannya adalah untuk melengkapi data yang kami butuhkan karena memang kita di setiap tahun ada data yang dibutuhkan,” pungkasnya.

Masih kata dia, untuk evaluasi setelah kegiatan ini, kalau ada data yang tidak sesuai,maka nantinya kita bakal datangi lagi.

Pantau awak media sekilas Indonesia.id, pemateri memberikan arahan kepada para yang hadir. Mereka pun antusias mendengarkan dan menanggapi.

Penulis: Firmansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *