DaerahHuKrimPendidikan

Sejumlah Guru SDN 122 Bontomanai Masukan Dokumen Tambahan di Kejari Takalar

×

Sejumlah Guru SDN 122 Bontomanai Masukan Dokumen Tambahan di Kejari Takalar

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonesia.id || TAKALAR – Sejumlah guru Aparatur Sipil Negeri (ASN) dan Non Aparatur Sipil Negeri (ASN) SDN Nomor 112 lnpres Bontomanai yang terletak di Desa Bontomanai, Kecamatan Mangarabombang, memasukan dokumen tambahan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar.

“Kami memasukan beberapa dokumen tambahan terkait laporan kami di Kejari Takalar dan Alhamdulillah dokumen tersebut langsung di terima Kasi Intel Kejari Takalar, Sabri Salahuddin di Kantin Jamila Kejari Takalar,” ungkap beberapa guru SDN Nomor 112 lnpres Bontomanai yang diwakili bendahara Dana Bos, Mariati
Selasa (31/05/2022).

Click Here

Dimana sebelumnya, senin kemarin (30/05/2022) kami melaporkan Kepsek SDN Nomor 112 lnpres Bontomanai, St Nurhayati di Kejaksaan Negeri Takalar dengan dugaan pemotongan sejumlah honor guru ASN dan non ASN di SDN Nomor 112 lnpres Bontomanai.

Selain pemotongan honor kami, kami juga melaporkan dugaan penyalahgunaan Dana Biaya Operasional Sekolah (BOS). Sebab, saya ditunjuk sebagai bendahara, namun yang kelola Dana Bos hanya kepsek sendiri dan yang membuat Laporan Pertanggungajawan (LPJ) penggunaan dana BOS anaknya kepsek yang menjadi Operator Sekolah.

“Memang setelah mau pencairan saya bersama kepala Sekolah ke Bank Sulselbar untuk mencairkan Dana BOS tersebut. Namun setelah dana BOS tersebut cair, Kepala Sekolah yang langsung mengambil dari saya,” tambahnya Mariati.

Mariati bersama rekan-rekannya berharap kepada pihak Kejaksaan Negeri Takalar,” Agar bisa mengungkap dugaan pemotongan honor kami dan dugaan penyalahgunaan Dana Bos selama Nurhayati menjabat sebagai Kepala Sekolah,” pinta Mariati.

Hal ini dibenarkan oleh Kasi Intel Kejari Takalar, Sabri Salahuddin,” Ia sejumlah guru SDN Nomor 112 lnpres Bontomanai telah melaporkan kepala Sekolahnya kemarin dan hari ini mereka telah memasukan dokumen tambahan. Pastinya kami di Kejari Takalar terus melakukan pengumpulan data dan dokumen,” ucap Sabri Salahuddin.

Sabri Salahuddin juga mengatakan,” Akan memanggil semua pihak yang terlibat termasuk kepala sekolah selaku terlapor. Setelah rampung puldata dan pulbaket kami, maka kami akan menyampaikan ke rekan-rekan media,” tutup Salahuddin. (Suherman Tanggi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *