TAKALAR – Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Takalar diduga abaikan dua penyandang Disabilitas kakak beradik tinggal di Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di Lingkungan Lembang, Kelurahan Mattompodalle, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut).
Hingga kedua disabilitas tersebut viral di media sosial dan Ahmad Daeng Tonang (ADT) Peduli gerak cepat langsung mengunjungi rumah kakak beradik, Daeng Manddu dan Daeng Salah dan
menyalurkan bantuan berupa lima karung beras premium dan beberapa dos Indomie.
“Setelah kami melihat kedua penyandang Disabilitas viral di media sosial, kami bersama tim Relawan ADT Peduli langsung turun mengunjungi rumahnya dan memberikan bantuan berupa lima karung beras premium dan beberapa dos Indomie,” ucap H.Rizal Faizal Daeng Tojeng mantan anggota DPRD Takalar, (14/12/2021).
H. Rizal Faizal Daeng Tojeng berharap bantuan itu dapat mengurangi beban kedua disabilitas tersebut. Dan semoga aksi ini Pemerintah dibuka mata hati nuraninya untuk memperhatikan masyarakatnya yang serba kekurangan, harapnya.
Dimana menurut tetangganya, Asriani, kedua bersaudara ini Daeng Manddu dan Daeng Salah masing masing penyandang Disabilitas ada yang buta, tuli dan gangguan jiwa dan dia juga tinggal di rumah yang nyaris roboh.
“Kasihan kalau kita melihat nasib Daeng Maddu dan Daeng Salah. Dimana selama ini dia bertahan hidup sampai sekarang karena hanya tergantung dari pemberian tetangganya. Sebab, setauh saya mereka belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah baik sembako maupun bedah rumah,” beber Asriani.
Sementara kepala Seksi Disabilitas Dinsos dan PMD Takalar, Ruslan dia belum mengetahui apakah kedua disabilitas tersebut
sudah pernah diberikan bantuan dari Dinas Sosial karena dia belum pernah melihat datanya. (Rin)











