SEKILASINDONESIA.ID, BANTEN – Semangat persatuan pemuda Kota Serang yang berhimpun di KNPI, nampak saat Musda V berlangsung, setelah sebelumnya terbelah di dua kepengurusan.
Namun disayangkan, ghirah persatuan itu nyaris kandas, karena dianggap gegabahnya tindakan pengurus DPD KNPI Banten, yang tergesa-gesa membuat SK KNPI Kota Serang.
Penilaian ini disampaikan Majelis Pemuda PK KNPI Taktakan yang juga ketua OKP di Kota Serang, Muhdi.
“Saya menyayangkan tindakan pengurus KNPI Banten yang tergesa-gesa tanpa melihat realitas dibawah,” kata Muhdi, Selasa, (07/12/2021).
Dalam pendapat Muhdi, proses yang tergesa-gesa tanpa diplenokan dulu, menjadi sebuah preseden buruk untuk keberlangsungan KNPI Kota Serang kedepan.
“Seharusnya pleno pengurus harus dilakukan sebagai dasar. Apalagi semangatnya persatuan, maka harus meng-clearkan kubu-kubu yang berkepentingan. Minimal DPD KNPI Provinsi Banten menjadi mediator bukan pemicu perpecahan pemuda di Kota Serang,” tandas Muhdi.
Muhdi juga menyatakan, dari informasi yang diserap kepengurusan yang bakal dilantik tak sepenuhnya, untuk kepentingan kemajuan Kota Serang.
Muhdi menduga, ada sejumlah pengurus yang ber KTP bukan Kota Serang, “Bila dugaan saya benar, mau dibawa kemana KNPI Kota Serang?,” tanya Muhdi.
Makanya, sambung Muhdi, bila terbukti pengurus yang dilantik KTPnya bukan di Kota Serang lebih baik diganti.
“Apabila ada pengurus yang ber KTP di luar Kota Serang harus diganti. Ini domainnya pemuda Kota Serang. Mereka cukup memberikan masukan saja, tapi tidak boleh berada diposisi kepengurusan,” tegas Muhdi.
(Red).











