JENEPONTO – Pimpinan Daerah Pemuda Muhamadiyah (PDPM) Jeneponto dan pimpinan cabang se Kabupaten Jeneponto gelar Baitul Arqam Dasar (BAD), dengan mengangkat tema “Internalisasi nilai nilai intelektual dan spiritual dalam mengokohkan loyalitas dan militansi kader pemuda muhammadiyah”.
Kegiatan pertemuan dengan menghadirkan seluruh pimpinan cabang sebagai peserta terdiri dari delapan dari 14 cabang yang sudah terbentuk.
Pertemuan pun digelar di aula kantor dinas Tenaga kerja dan transmigrasi Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Sabtu (18/9/2021).
“Sedikitnya 8 dari 14 cabang yang sdh terbentuk, ” sebut Ketua Panitia Syarifuddin yang juga ketua bidang kaderisasi pemuda Muhamadiyah Jeneponto dalam laporannya.
Dalam sambutan, Ketua PDPM Jeneponto Syahrir Sarea, mengatakan bahwa Baitul Arqam ini adalah sebuah orientasi bagi para pimpinan untuk menyatukan konsep mulai dari wawasan dan pemikiran dalam mewujudkan visi muhammadiyah.
“Mempersiapkan calon pemimpin ummat dan bangsa sehingga kader pemuda muhammadiyah menjadi kawah candradimuka dalam mengembang Manah allah swt,” Tulis Ketua PDPM Jeneponto dalam rilisnya.
Syahril Sarea pada kesempatan kegiatan BAD mampu menghasilkan kader-kader yang militan, ideologis, organisatoris, sehingga mampu bergerak dalam semua bidang dakwah islam untuk Jeneponto berkemajuan.
“Kepada semua kader pemuda muhammadiyah menjadi role of model system pengembangan kepemudaan yang handal dalam intelektual Teguh dalam integritas dan spiritual. Pemuda harus menjadi ujung tombak,” Ucapnya.
Iapun sampaikan, kegiatan pertemuan Baitul Aqram Dasar dibuka langsung oleh, bapak Sekda Jeneponto Dr. Syafruddin Nurdin.
Iapun menitipkan pesan, bahwa pemuda muhammadiyah harus mampu menjadi organisasi yang mencetak generasi yang handal dalam intelektual kokoh dalam spiritual dan kokoh dalam loyalitas dan integritas sebagai pengembang amar ma’ruf nahi munkar.
(Firmansyah)











