JENEPONTO – Hari Ke Lima dalam pelaksanaan Ujian Sekolah (US), Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Berjalan lancar.
Hal ini disampaikan, oleh Kepsek SMPN 2 Tarowang, Eka Andrianti Abidin S. Pd MM. Bahwa di sekolah kami di SMPN 2 Tarowang, dari hasil penjelasan di MKKS, bahwa diserahkan kepada sekolah tergantung dengan kondisinya, kita di kecamatan tarowang melaksanakan Ujian secara tatap muka, namun kita utamakan protokol kesehatan dalam pelaksanaan ujian.
“Disini pernah di terapkan belajar secara online (Daring), Namun banyak kendala, seperti penggunan Handphone bagi siswa dan masalah jaringan internet, sehingga kita lakukan ujian secara tatap muka, tapi dengan protokol kesehatan yang ketat,” ungkap Kepsek SMPN 2 Tarowang itu, kepada awak media Sekilasindonesia. Id saat berkunjung, Jumat (23/4/2021).
Ia katakan, pelaksanaan ujian sekolah dihari pertama, ada siswa sekolah yang tidak sempat ke sekolah dalam pelaksanaan, sehingga pihak sekolah mendatangi siswa untuk ikut ujian. Adapun Jumlah siswa kelas 9 sebanyak 66 orang, Namun yang ikut ujian sekolah sebanyak atau yang hadir 64 siswa dan 2 orang ikut orang tua merantau.
“Ada siswa dihari pertama tidak mengikuti ujian, Namun kita jemput ke rumahnya masing masing dan tetap mengikuti ujian,” Jelasnya
Ibu Eka Kepsek SMPN 2 Tarowang yang baru saja menjabat itu, kata dia selama menjabat baginya terus berbenah di sekolah, saat ini telah banyak melakukan perubahan dengan mengecek pagar sekolah dan beberapa ruang sekolahnya.
“Banyak sekali program yang saya akan kembangkan disini, tapi kita pokus sama sarana prasarana dalam menunjang pembelajaran, seperti ruang laboratorium, aula, UKS dan Beberapa ruang kelas yang butuh direhab,” ucap kepsek itu.
Ia pun berharap, kepada siswa yang ikut ujian sekolah agar setelah lulus nanti, terus melanjutkan sekolah ke jenjang selanjutnya.
“Siswa semoga terus melanjutkan ke sekolah selanjutnya tetapi tetap di sekolah di Kabupaten Jeneponto sendiri, jangan ada yang tinggal, bahkan mau putus sekolah,” Harap Ibu Eka Adrianti Abidin.
(Firmansyah)











