Daerah

Ini yang di Bahas Pemkab Jeneponto Pada Acara Coffee Morning 

×

Ini yang di Bahas Pemkab Jeneponto Pada Acara Coffee Morning 

Sebarkan artikel ini

JENEPONTO – Penyerahan sertifikat aset daerah secara simbolis di acara Coffee Morning, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Melalui Dinas Pertanahan Jeneponto ke Kepada Bupati Jeneponto Iksan Iskandar.

Guna menindaklanjuti, merupakan rekomendasi Badan Pemerintah Keuangan (BPK) tentang aset aset daerah yang belum bersertifikat sebagai salah satu instrumen untuk menjadi dapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

Click Here

Dalam acara Coffee Morning, Dua pembahasan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jeneponto (Pemkab), pada kesempatan itu, di awali dengan penyerahan sertifikat dan terkait dengan penangganan pasar karisa, dihadiri oleh beberapa camat, Kepala OPD, Kabag dan serta yang hadir. Ruang Pola Panrannuanta, Kantor Bupati, Senin (8/2/2021).

Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menyampaikan, Apresiasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekaligus memberikan instruksi agar supaya aset daerah yang ada di pelosok juga dibuatkan sertifikat.

“Saya berharap agar aset kita yang ada dipelosok juga dibuatkan sertifikat, seperti pustu misalnya dan aset-aset lainnya,” ujarnya.

Bupati Jeneponto dua periode itu, membahas penanganan pasar karisa pasca terbakarnya, setahun yang lalu, di kesempatan itu, Iksan Iskandar meminta agar kucuran dana sekitar 20 miliyar, untuk saat ini melihat hasil survey investigasi lokasi yang sudah ada.

Pembangunan, secepatnya dilakukan dan dapat dinikmati oleh masyarakat, namun dalam pembangunan nantinya mampu menonjolkan identitas daerah.

“Dana yang kurang lebih 20 milyar itu gunakan sebaik-baiknya untuk membangun kembali pasar karisa, agar secepatnya bisa dinikmati oleh masyarakat, juga desainnya kalau bisa ditonjolkan identitas daerah kita ini,” ungkap Iksan Iskandar dalam Coffee Morning.

Bupati Jeneponto Iksan Iskandar yang didampingi Sekda Dr Syafruddin Nurdin, meminta laporan terkait progres rekonstruksi atau pembangunan kembali pasar karisa yang beberapa waktu lalu mengalami kebakaran, dari laporan beberapa kabag dan kepala OPD menyampaikan bahwa hasil dari rapat yang telah dilaksanakan bersama, pemindahan pasar karisa ditunda dan tetap akan dilakukan pembangunan ditempat semula.

(Firmansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *