PASANGKAYU – Pasca gempa yang mengguncang Kabupaten Majene dan Mamuju Kota Propinsi Sulawesi Barat (Sulbar) beberapa hari lalu yang mengakibatkan rubuhnya kantor Gubernur Sulbar dan bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manakarra.
Bantuan Logistik dikawal ketat oleh personil Polres Pasangkayu, Polsek Pasangkayu bersama jajaran Alumni Akademi Kepolisian Angkatan (Akpol) 2006)38 Setia dan Kodim 1427 Pasangkayu, Kamis 21/1/2021.
Wakapolres Pasangkayu, Kompol Ade Chandra mengatakan, tugas kita saat ini mengawal bantuan Logistik untuk korban bencana gempa bumi demi memastikan pendistribusian kemanusiaan tiba tanpa ada hambatan selama dalam perjalanan.
“Bantuan Logistik dari Palu yang masuk ke wilayah hukum Polres Pasangkayu, maka itu juga kita kawal hingga ke posko – posko di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng),”tuturnya.
Lanjut, Ade Chandra katakan, diketahui bahwa rekan kita telah kembali dalam menjalankan tugasnya selama 5 hari dan mereka berposko di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) demi melakukan pengawalan bantuan Logistik dari arah Kabupaten Palu, Propinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Pasangkayu
“Setiba di posko – posko di Kabupaten Mateng, personil Polres Pasangkayu masih tetap mengawal hingga bantuan tersebut tepat sasaran,”ungkapnya.
Diketahui, personil Polres Pasangkayu yang melakukan pengawalan bantuan Logistik sebanyak 30, sedangkan personil Kodim 1427 Pasangkayu 5 orang.
Reporter : Roy Mustari











