MAKASSAR – Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) berunjuk rasa di depan PT. Pupuk Kaltim, Jl. AP. Pettarari Kota Makassar, Senin (4/1/2021).
Dengan membawa spanduk yang bertuliskan “Gerakan Aktivis Mahasiswa: Pupuk Subsidi Langkah, Bukti Kegagalan Menteri Pertanian (Mentan)”.
Mosi Tidak Percaya Atas kelangkaan Pupuk
Aksi unjuk rasa oleh GAM, medesak PT. Pupuk Kaltim untuk menunjukkan tranparansi bukti-bukti penebusan pihak distributor dari beberapa Kab/Kota.
Menurut Azis siama’ (Jimbo) selaku jenderal lapangan GAM mengungkapkan bahwa kelangkaan pupuk subsidi di Sulawesi Selatan bukan baru terjadi. Sebab, hampir setiap tahunnya kelangkaan terjadi ketika memasuki masa tanam para petani.
Lanjut Asis Ziama, “Pemerintah dan menteri pertanian telah gagal dalam mensejahterahkan petani di Indonesia, yang dimana menteri pertanian sendiri pernah menyatakan bahwa akan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Namun, realitas yang terjadi, ketersediaan pupuk saja bagi petani itu tidak mampu di meminimalisir oleh pemerintah” Tegas Azis siama’ dalam orasinya.
Tentunya para demontran dan publik merasa curiga jika situasi kelangkaan sering terjadi.
Usai berorasi, pengunjukrasa akhirnya diajak kedalam ruangan PT. Pupuk Kaltim untuk audiensi.
Setelahnya massa aksi membubarkan diri secara tertib dengan pengawalan sejumlah personel Polrestabes Makassar.











