JENEPONTO – Pasca Kebakaran yang menimpah rumah panggung pada tanggal 3 Desember 2020, pekan lalu ditanrusampe, kelurahan pabiringan.
Hal itu mengunggah hati turut keprihatinan, Kepala Sekolah Menegah Pertama Negri SMPN 2 Binamu Basri,S.Pd.M.M, sehingga memberikan bantuan kepada siswa yang di timpa musibah kebakaran rumahnya.
“Bahwa gerakan ini dilakukan dalam rangka memberikan semangat kepada Siswa dan orang tua siswa agar tetap kuat dan bersabar dalam menghadapi musibah yg menimpahnya ini,” Tulis Basri Kepada awak media, Sabtu, (12/12/2020).
Lanjut dikatakan, Basri bahwa bantuan yang diberikan kepada orang tua dan siswa yang tertimpa musibah kebakaran itu, agar tetap bisa melanjutkan sekolah dan tidak putus sekolah.
“Kalaw pun hanya persoalan seragam pakaian sekolah, sehingga lantasan anak ini tidak melanjutkan sekolah, kami yang bergerak di bidang pendidikan tentunya ini adalah salah satu tugas dan tanggung jawab saya untuk memastikan bahwa anak tidak boleh ada anak putus sekolah,kalaw hanya karena persoalan kelengkapan sekolah yang tidak ada,” Ungkapnya.
Tak tanggung tanggung kepala Sekolah SMPN 1 Binamu itu pun, secara pribadinya mendonasikan sebagai hartanya yang dimilikinya untuk membantu siswa tersebut dan sekaligus mengajak teman guru dan pengawai. Diapun mengajak semua elemen masyarakat untuk ikut membantu meringankan beban orang tau dan siswanya.
“Adapun bantuan yang kami berikan, serangam sekolah dan kelengkapan bantuan lainya dan semoga bantuan yang kami berikan dapat dimanfaatkan,” Harap Basri, Sambil memberikan bantuan kepada korban didampingi anaknya pada tanggal 7 Desember 2020.
menurutnya, tidak kali ini dia lakukan dalam membantu warga dan mempasilitasi muridnya yang lagi menimpah masalah, seperti korban kebakaran dan siswa yang ingin sekolah, namun tidak mempunyai serangam sekolah.
“Alhamdulillah, berkah teman teman guru dan pengawai, aksi yang dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan keprihatinan terhadap siswa dan orangtua,” Jelasnya
Kata dia, Basri pun berharap bantuan dan dukungan pemerintah setempat, maupun pemerintah daerah atau dinas terkait agar membantu yang terkena musibah.
Reporter : Firman











