Daerah

Ratusan Rumah Dan Hektaran Sawah Terendam Banjir, Akibat Luapan Sungai Ciliman Kecamatan Sukaresmi

×

Ratusan Rumah Dan Hektaran Sawah Terendam Banjir, Akibat Luapan Sungai Ciliman Kecamatan Sukaresmi

Sebarkan artikel ini

 

PADEGLANG – Ratusan Rumah Warga serta ratusan Hektar sawah di kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, Terendam Banjir di akibatkan Meluapnya air Sungai Ciliman dan di guyur Hujan berturut turut Selama 2 hari, sampai sekarang tak kunjung redah, senin (07/12/2020)

Click Here

Juli warga Desa Sidamukti Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang, yang kebetulan rumahnya dekat dengan sungai Ciliman, saat diwawancarai Sekilasindonesia. id mengatakan, banjir di akibatkan meluapnya air sungai Ciliman dan di guyur hujan berturut turut selama 2 hari dan informasinya lagi tanggul yang ada di kecamatan munjul jebol

Kalau di rumah saya air sudah hampir 1 meter masuk kedalam rumah, apalagi di depan rumah hampir 2 meter, semalam air sudah mulai naik ke pemukiman warga, tapi gak terlalu tinggi, karena di guyur hujan gak berhenti henti akhirnya air mulai naik ke dalam rumah,” ungkapnya

” Semua warga sudah mulai mengungsi dan mengamankan barang barang berharga ke tempat dataran yang lebih tinggi,” tuturnya

Semoga untuk para Dermawan dapat memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir, khususnya di Desa Sidamukti karena dalam kondisi ini bantuan apapun sangat kami butuhkan,” pintanya

Selain itu, Ja’i ketua Rukun Tetangga (RT) di Kampung Terusan Desa Sidamukti Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang, menuturkan, jumlah rumah warga yang terendam banjir kurang lebih sekitar 100 rumah itu hanya di Desa Sidamukti kalau semua Desa yang ada di Kecamatan Sukaresmi bisa mencapai ribuan rumah yang terendam banjir dan semua warga sudah mulai mengungsi, ada sebagian ke masjid, ke sekolahan dan kesanak saudaranya yang datarannya lebih tinggi

” Sampai sekarang warga disini belum ada yang meninjau ke lokasi banjir baik dari dinas Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) maupun yang lain, dan bantuan pun belum ada,” tutupnya

Reporter : Andi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *