MAKASSAR-Upacara lepas sambut yang berlangsung di lapangan Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Jl perintis kemerdekaan, Makassar, Rabu, (2/9/2020).
Upacara berlangsung setelah Irjen Pol Merdisyam resmi menjabat sebagai Kapolda Sulsel, seusai mengikuti upacara serah terima jabatan di Mabes Polri pada hari selasa kemarin.
Pelaksanaan upacara Lepas Sambut juga dihadiri oleh Kapolda sebelumnya Irjen Pol Mas Guntur laupe.
Dalam prosesi upacara tersebut, Irjen Pol Merdisyam dan Irjen Pol Mas Guntur laupe masing-masing memberikan sambutan atas amanahnya sebagai Kapolda baru Sulsel dan suka duka dari Kapolda sebelumnya.
Irjen Pol Merdisyam mengungkapkan bahwa, jabatan baru sebagai Kapolda Sulsel merupakan suatu kesyukuran untuk terus melakukan yang terbaik.
“Jabatan baru sebagai Kapolda Sulsel yang baru saya terima, merupakan suatu karunia dari tuhan sekaligus tanggungjawab berat yang harus dijaga dan dijalankan agar bermanfaat untuk masyarakat dan bagi diri saya sendiri, tutur Merdisyam.
Apresiasi juga disampaikan langsung oleh Irjen Pol merdisyam terhadap Irjen Pol Mas Guntur Laupe, ” terimakasih kepada Irjen Pol Mas Guntur laupe yang telah bekerja dengan maksimal dalam memimpin polda Sulsel, sehingga menjadikan kantibmas kondusif pada wilayah Sulawesi selatan” , ungkapnya.
Sambutan juga disampaikan langsung oleh Irjen Pol Mas Guntur laupe, “saat saya menerima tugas sebagai Kapolda Sulsel, yang ada di benak saya adalah bahwa ini merupakan tanggungjawab yang berat, karena kondisi wilayah Sulsel merupakan daerah yang rawan dan identik dengan kekerasan dan aksi demo”, kata Irjen Pol Guntur.
“Disini saya bangga dilahirkan dan dibesarkan di daerah tercinta ini serta dapat diterima dengan tangan terbuka oleh seluruh personel dan elemen masyarakat”, lanjutnya.
Beratnya tanggungjawab menjadi Kapolda Sulsel, sekaligus menjadi motivasi untuk lebih maksimal bekerja dalam menghadirkan kantibmas yang kondusif, sekaligus tertantang untuk mengubah imej Sulsel yang negatif menjadi imej positif.
Di akhir sambutannya Irjen Pol Guntur tak lupa menyampaikan terimakasih atas dukungan seluruh personel dan lapisan masyarakat yang berperan aktif dalam bekerjasama menjaga wilayah, Sulawesi Selatan.
Tak lupa juga disampaikan permohonan maaf jika dalam masa tugasnya selama kurang lebih 11 bulan masih terdapat kekurangan dan kesalahan. (Firman)











