Daerah

Anak usia 4 tahun Asal Serang Tewas Terpeleset Masuk Kolam Sumber Mata Air Panas Cisolong

×

Anak usia 4 tahun Asal Serang Tewas Terpeleset Masuk Kolam Sumber Mata Air Panas Cisolong

Sebarkan artikel ini

PANDEGLANG – Muhamamad Darel Rafasya (MD) anak berusia 4 tahun warga Komplek Tegal Padang Kel. Ranging Kecamatan, Taktakan Kota Serang, harus meregang nyawa akibat terpeleset dan tercebur masuk kolam sumber air panas di pemandian Cipanas Cisolong Desa Sukamanah Kecamatan Kaduhejo Pandeglang, Banten, Minggu (14/06/2020), kemarin.

Keterangan yang di himpun oleh media Sekilasindonesia.id, dari keluarga korban yang enggan disebut namanya, mengatakan, sekira Pukul, 12:30 WIB, keluarga korban datang ke Pemandian Alam Sari Cisolong Pandeglang, menggunakan kendaraan R4 yang di tumpangi, 5 orang dewasa dan 3 anak anak.

Click Here

Sesampai di cisolong keluarga korban melaksanakan sholat dzuhur yang kemudian istirahat di sebuah saung di luar lokasi pemandian.

Kemudian sekira Pukul, 13:40 WIB, korban bersama Gilang Ramadan (11) dan Chairul Iman (8), turun untuk mandi di kolam anak, lalu selang kurang lebih 5 menit, korban naik ke sebuah patung macan, sambil bercanda dan mengejek kedua temannya itu.

Namun tak selang berapa lama ketika temannya hendak menghampiri dan disaat korban hendak turun dari patung, korban terpeleset dan tercebur kedalam kolam sumber mata air panas.

“Melihat korban tercebur kedua temannya pun berteriak minta tolong. Dengan kepanikan para pengunjung dan keluarga korban mencoba menolongnya yang kemudian korban pun di bawa ke RSUD Pandeglang, akan tetapi korban tidak terselamatkan,” ujar saksi mata yang tak lain masih keluarga korban menjelaskan kronologis kepada Sekilasindonesia.id, tapi dirinya enggan menyebutkan namanya.

Menanggapi peristiwa tersebut, Ketua Jurnalis Nasional Indonesia (JNI) Provinsi Banten, Andang Suherman, menyesalkan kejadian itu terjadi di lokasi wisata.

“Saya menyesalkan pengelola wisata pemandian Alam Sari Cisolong yang tidak memperhatikan terhadap keamanan lokasi dan keselamatan pengunjung, sehingga menyebabkan pengunjung menjadi korban,” ujar Andang pada Sekilasindonesia.id.

Hingga berita ini diturunkan, pemilik atau pun pengelola wisata pemandian Cipanas Alam Sari belum dapat dimintai keterangannya.

Reporter : Andi (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *