PANDEGLANG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang dengan sigap memanggil oknum Kepala sekolah SDN yang di duga telah menggelapkan dana PIP. Melalui Kormin jiput E Supriadi, Pemanggilan dilakukan menyusul adanya dugaan penggelapan dana PIP yang di lakukan oleh oknum salah satu kepsek SDN di Pandeglang.
“Betul kami sudah panggil kepala sekolah tadi pagi datang ke rumah mengantarkan surat perjanjian terkait adanya penggelapan tentang adanya Penggelapan dana PIP yang telah di beritakan di media online,” ujar Kadisdik Pandeglang Taupik Hidayat melalui kormin Jiput E Supriadi . Rabu, (10/06/2020).
Ini bunyi surat perjanjian yang di buat oleh oknum kepsek ” Surat Pernyataan, Yang bertanda tangan di bawah ini: ET, Jabatan Kepala sekolah
“Dengan ini menyatakan bahwa dana PIP tahun 2019 belum di salurkan kepada siswa. Jumlah siswa yang berhak menerima 42 orang. Dana yang harus di salurkan sebesar Rp. 17.100.000,’ (Tujuh belas juta seratus ribu rupiah) maka dengan hal tersebut akan di salurkan pada tanggal 15 juni 2020.
Demikian surat pernyataan ini di buat untuk di ketahui dan di pertanggung jawabkan. Demikian surat pernyataan ini di buat untuk di ketahui dan di pertanggung jawabkan, apabila pernyataan ini tidak benar maka saya bersedia di proses secara hukum yang berlaku. Jiput 10 juni 2020. Di tanda tangani di atas materai 6000.
Sementara Sekdis Pendidikan Toto seolah merasa kaget saat membaca pemberitaan dari Media online Sekilasindo. Com terkait adanya penggelapan dana PIP yang di lakukan oleh salah satu oknum kepsek SDN di pandeglang .
“Bukanya PIP hanya bisa di cairkan oleh penerima, tutur Toto Sekdis Dindik Pandeglang dengan penuh tanda tanya, Itu Harus dikonfirmasi ke pihak BRI, mengingat ketentuannya kartu, buku rekening dipegang siswa, PIP dicairkan oleh masing2 siswa, pungkas Toto.
Sementara Kepala sekolah SDN (ET) saat di konfirmasi melalui telephon whatsapp, Memohon maaf atas kehilafan telah memakai dana PIP siswa ia berjanji akan mengembalikan uang tersebut kamis-jum,at selambatnya hari senin besok.
“Terimakasih kepada wartawan yang telah memperhatikan saya dan saya mohon maaf, insyaallah hari kamis-jum,at selambatnya uang tersebut akan saya kembalikan seluruhnya,” tutur (ET).
Reporte : Ade M











