Pendidikan

Ops SDN Kiara Payung 2 Akui Kesalahan Input Dapodik Online

×

Ops SDN Kiara Payung 2 Akui Kesalahan Input Dapodik Online

Sebarkan artikel ini

PANDEGLANG, SEKILASINDO.COM-
Dapodik adalah sumber data satu-satunya Kementerian Pendidikan. Data dapodik sendiri digunakan untuk aneka tunjangan dan aneka keperluan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Click Here

Dapodik bersumber pada data individu sekolah yang di input oleh operator sekolah di setiap sekolah di seluruh Indonesia. Bukan hanya TPP dan BOS saja, saat ini Operator Sekolah diwajibkan menginput data siswa penerima BSM  (PIP)  untuk nantinya sebagai data dasar penerbitan Kartu Pintar untuk siswa yang kurang mampu.

Sehingga  Data pokok pendidikan (dapodik) sekolah dasar (SD) di Kabupaten  Pandeglang masih banyak yang bermasalah. Sebab, tidak sesuai dengan kondisi riil lembaga pendidikan di lapangan. Akibatnya, mereka tidak bisa mengakses bantuan dari pemerintah.

Hal itu tidak di tampik oleh Oparator sekolah SDN Kiara payung 2 Kecamatan  Cibuting Kabupaten  Pandeglang Provinsi  Banten.  Firman, Dirinya mengaku  bingung  saat  adanya perubahan data serta adanya perubahan di komponen penggunaan dana BOS nya.

“memang kesalahan input dapodik itu saya sendiri karena pada saat itu masa transisi adanya perubahan komponen dari 13 Komponen menjadi 11 komponen.” Aku Firman

Menurut dia, beberapa guru yang belum masuk dapodik Online itu di sebabkan belum singkron karena sekarang itu lebih rumit ketika ingin memasukan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) ke Input Online Dapodik, karena kata dia harus mempunyai data NIK siswa dan titik kordinat siswa terlebih dahulu.

Kata dia, dirinya mengaku untuk sekarang ini di mulai adanya perubahan komponen di poin Rekapan BOS Online sudah tidak input lagi karena tidak ada perintah dari dinas pendidikan kabupaten Pandeglang.

“dulu itu tahun 2016 kita masih input ke kementerian tapi sekarang sudah tidak lagi, karena tidak ada perintah dan cara pelaporan nya karena sekerang beda dengan tahun sebelumnya. Sekarang itu Manual,” dalih dia.

Bahkan kata dia, dirinya sudah meminta untuk berhenti di operator sekolah, dan kata dia dirinya juga tidak membantah bahwa banyak Operator Sekolah di Kecamatan Cibitung banyak yang tidak paham soal Komputer atau Input Dapodik itu.

” memang betul di Kecamatan Cibitung ketika Input Dapodik itu terkadang melalui proses orang lain, dan ketika dapat honor kerja dari sekolah uang itu di bagi dengan pembuatnya.” Ujarnya.*(Hadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *